Tampilkan postingan dengan label liga champions. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label liga champions. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 Maret 2013

Hasil Babak Undian Perempatfinal Liga Champions


Undian babak perempatfinal Liga Champions baru saja selesai dilakukan. Undian tersebut mempertemukan Paris St Germain dengan Barcelona serta Bayern Munich dan Juventus.

Undian yang dilangsungkan di Nyon, Swiss, Jumat (15/3/2013) sore WIB, tersebut dibuka oleh Sekjen UEFA Gianni Infantino. Direktur Kompetisi UEFA Giorgio Marchetti kemudian naik untuk menjelaskan peraturan pengundian.

Tidak ada batasan dalam undian perempatfinal ini. Artinya tim yang berasal dari negara yang sama bisa saja bertemu. Barcelona bisa bertemu dengan Real Madrid, sementara Bayern Munich bisa bertemu dengan Borussia Dortmund.

Namun, pada akhirnya duel antara satu tim dari negara yang sama itu tidak terjadi. Lewat undian yang dilakukan oleh mantan gelandang Madrid dan Liverpool, Steve McManaman, Madrid akhirnya bertemu Galatasaray, sedangkan Barca bertemu Paris St Germain.

Pada pertandingan lainnya, Bayern Munich akan bertemu satu-satunya wakil Italia di perempatfinal, Juventus.

Satu pertandingan lainnya mempertemukan Malaga dengan Borussia Dortmund. Ini adalah duel debutan dengan mantan juara.

Leg I babak perempatfinal Liga Champions akan dihelat pada 2 dan 3 April 2013. Sementara leg kedua akan dilangsungkan pada 9 dan 10 April.

Hasil Babak Perempatfinal Liga Champions

Malaga vs Borussia Dortmund
Real Madrid vs Galatasaray
Paris St Germain vs Barcelona
Bayern Munich vs Juventus

*tim yang disebut lebih dulu akan menjadi tuan rumah lebih dulu di leg I

Rabu, 20 Februari 2013

Porto Tundukkan Malaga 1 - 0


Punya banyak peluang, FC Porto akhirnya memetik kemenangan 1-0 saat menjamu Malaga di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Gol semata wayang tersebut dilesakkan Joao Moutinho.

Berlaga di depan pendukungnya sendiri Estadio Do Dragao, Rabu (20/2/2013) dinihari WIB, Porto tampil mendominasi sepanjang pertandingan. Terutama di babak pertama, Dragoes punya sangat banyak peluang menciptakan gol.

Namun solidnya lini pertahanan Malaga membuat seluruh upaya tersebut tak membuahkan hasil. Baru di babak kedua Porto bisa memecah kebuntuan, melalui gol Moutinho di menit 56.

Keunggulan 1-0 ini tak lantas membuat Porto dalam posisi aman untuk lolos ke babak delapan besar karena Malaga sangat mungkin membalas saat gantian bermain di Spanyol pada 13 Maret mendatang.

Buat Malaga, ini merupakan kekalahan pertama mereka di Liga Champions musim ini setelah pada enam laga di fase grup mereka mencatatkan tiga kali menang dan tiga kali imbang. Meski kalah, peluang tim debutan ini melangkah ke fase berikutnya masih terbuka lebar.

Bayern Bekuk Arsenal 3-1 di Emirates


Bayern Munich berhasil membawa pulang kemenangan dari laga tandang ke Emirates Stadium melawan Arsenal. Ketika 90 menit laga tuntas,Die Roten menang dengan skor 3-1.

Pada leg pertama Babak 16 besar Liga Champions, Rabu (20/3/2013) dinihari WIB, Bayern unggul dua gol lebih dulu di babak pertama lewat Toni Kroos dan Thomas Mueller. Lalu kemudian Arsenal sempat mencetak gol lewat Lukas Podolski sebelum Mario Mandzukic mencetak gol pamungkas Bayern.

Dengan keunggulan 3-1 ini FC Hollywood berpeluang besar lolos ke perempatfinal karena leg kedua akan dihelat di Allianz Arena tiga pekan mendatang. Sementara The Gunners harus menang minimal tiga gol tanpa balas untuk membalikkan ketertinggalan mereka.

Senin, 21 Mei 2012

Foto : Parade Juara Chelsea

Galery Foto : Chelsea Juara Liga Champions

Chelsea menjadi juara Liga Champions 2011/2012 setelah mengalahkan Bayern Muenchen di final yang digelar di Allianz Arena, Minggu (20/5) dinihari WIB. Selama 120 menit laga berjalan, kedudukan kedua tim imbang 1-1. Die Roten unggul lebih dulu lewat sundulan Thomas Mueller di menit 83. The Blues kemudian membalas lewat gol Didier Drogba dua menit kemudian. Di babak adu penalti, Ivica Olic dan Bastian Schweinsteiger dari Muenchen gagal melakukan tugasnya.





























 

The Blues Chelsea Juara Liga Champions


Klub asal Inggris akhirnya meraih impian mereka menjuarai Liga Champions untuk pertama kalinya, setelah mengalahkan Bayern Muenchen, di laga final yang digelar di Allianz Arena, Minggu (20/5/2012) dinihari Wib. Kepastian Chelsea juara didapat setelah mereka menang adu penalti 5-4 (1-1). 

Bermain di Allianz Arena yang notabene merupakan markas mereka sendiri, Bayern Muenchen sebenarnya tampil mendominasi sepanjang pertandingan. Trio Mario Gomez, Arjen Robben, dan Frank Ribery, berkali-kali malancarkan serangan ke lini pertahanan Chelsea, yang di pertandingan final ini tampil tanpa kapten mereka John Terry.

Namun disiplinnya permainan lini belakang Chelsea, ditambah kurang tenangnya pemain depan Muenchen dalam penyelesaian akhir, membuat tak satupun peluang Muenchen berbuah gol. Mario Gomez, Robben, Ribery, hingga Thomas Müller, sempat memperoleh peluang bagus. Sayangnya tak satupun yang berhasil menembus gawang Chelsea.

Sebaliknya tim asuhan Roberto Di Matteo, hanya sesekali melakukan serangan. Namun seperti halnya Muenchen, kurang tenangnya pemain Chelsea, membuat semua serangan yang dibangun bisa dipatahkan lini belakang Muenchen. Alhasil hingga akhir babak pertama, skor imbang 0-0 untuk kedua tim tetap tak berubah.

Di babak kedua permainan tak jauh berubah. Muenchen lebih banyak menyerang, sementara Chelsea hanya sekali-sekali melakukan serangan balik.

Chelsea Juara Setelah Abramovich Pecat Tujuh Pelatih

Telah lama Roman Abramovich memimpikan klub miliknya Chelsea meraih gelar juara Liga Champions. Sejak awal membeli klub London itu, Abramovich telah mengeluarkan “berkarung-karung” uang demi menggapai impian menjadi juara eropa.

Sudah banyak pemain bintang yang dibeli. Demikian pula pelatih ternama yang direkrut. Namun justru di tangan Roberto Di Matteo yang hanya berstatus pelatih sementara, mimpi Abramovich tercapai.

Saat dibeli Abramovich di tahun 2003, Chelsea masih ditangani oleh Claudio Ranieri. Karena tak puas dengan pelatih asal Italia itu, Abramovich mendepak Ranieri, dan merekrut Jose Mourinho yang baru saja membawa Porto menjadi juara Liga Champions 2004.

Mourinho kemudian dipecat tahun 2007, karena tak kunjung membawa Chelsea juara Liga Champions. Saat Mou didepak, Avram Grant datang menggantikan. Namun ia hanya bertahan setahun, karena pada musim 2008 pelatih asal Israel itu ikut dipecat. Ia pelatih asal Brasil, Luis Felipe Scolari, yang pernah membawa Seleccao juara Piala Dunia 2002.

Scolari rupanya juga tak bertahan lama. Pada pertengahan musim 2008, ia ‘diusir’ dari Stanford Bridge, dan digantikan Guus Hiddink, yang saat itu juga berstatus pelatih Timnas Rusia.

Hiddink hanya menjadi pelatih sementara. Awal musim 2009, Abramovic merektur Carlo Ancelotti dari AC Milan. Namun Don Carlo juga dipecat pada musim 2011, dan digantikan Andre Villas-Boas di awal musim 2011/2012.

Prestasi Chelsea yang menurun di tangan Villas-Boas, membuat Abramovich kembali kecewa. Villas-Boas pun hanya bertahan setengah musim, dan digantikan oleh Roberto Di Matteo.

Rupanya di tangan Di Matteo Chelsea menemukan keberuntungannya. Buktinya mereka berhasil mengalahkan Bayern Muenchen di final Liga Champions, sekaligus memastikan diri meraih gelar juara untuk pertama kalinya.

SPURS MERANA

Kegagalan Bayern Muenchen menghentikan laju Chelsea dalam final Liga Champions di Allianz Arena, Ahad (20/5) dini hari, membuat Tottenham Hotspurs merana.  
 
Apa pasal? Itu lantaran nasib the Lilywhites--julukan Hotspurs--melaju ke Liga Champions musim depan sangat bergantung pencapaian Chelsea.

Hotspur pun kini harus rela menyerahkan jatah slot terakhir Liga Primer Inggris untuk tampil di Liga Champions musim depan ke kubu the Blues. 

Padahal mereka hampir dipastikan lolos setelah mampu menduduki peringkat keempat klasemen akhir, sementara Chelsea hanya mampu nongkrong di urutan keenam.

Dari empat jatah tiket Liga Champions untuk klub Inggris, tiga lainnya direbut Manchester City, Manchester United, dan Arsenal. Akibat penggusuran itu Hotspur harus puas bermain di Liga Eropa musim 2012/2013.

Pelatih Hotspurs Harry Redknapp mengaku sewot timnya gagal lolos ke Liga Champions gara gara Chelsea. Redknapp pun seolah tak peduli kalau keponakannya Frank Lampard, sedang merayakan kemenangan bersama "Si Biru".

Menurut Redknapp, klub tidak menginginkan tampil di Liga Eropa, melainkan lebih penting ambil bagian di Liga Champions. 

"Itu lah kesulitan di sepakbola. Kami profesional, dan Frank tahu saya ingin Tottenham main di Liga Champions," ujar Redknapp dikutip AFP.

Bayern kalah 3-4 dalam adu tendangan penalti setelah sempat unggul di menit ke-83 melalui tembakan Thomas Mueller. Didier Drogba kemudian berhasil menyamakan kedudukan pada sisa waktu dua menit babak kedua, sebelum Robben gagal mencetak gol melalui peluang penalti di babak pertambahan waktu.