Tampilkan postingan dengan label supranatural. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label supranatural. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Oktober 2014

Senjata Pembasmi Vampir dari Abad Ke-19

Peti berisi perlengkapan membunuh vampir dari masa 1800an dilelang dengan harga mulai dari $ 5.000 (Rp. 60,5 juta) di New Jersey. Perlengkapan ini terdiri dari pasak, pisau, kapak dan salib
Dalam kotak kayu ini juga dilengkapi botol-botol kaca berisi air suci, bawang putih dan garam yang dipercaya dapat mengusir vampir. Perlengkapan seperti ini marak ditawarkan kepada orang-orang yang akan bepergian ke Eropa di abad ke-19. 
Kotak perlengkapan membasmi vampir ini dihiasi salib di permukaannya. Saat itu negara Transylvania dipercaya sebagai tempat tinggal dari para mayat hidup yang meminum darah manusia ini.  
Perlengkapan ini juga dilengkapi dengan kitab Injil dan pistol berpeluru perak yang dipercaya ampuh menangani dan membasmi para vampir.
Sebuah kapak besar terdapat di dalam kotak perlengkapan membunuh vampir yang dibuat pada tahun 1800an.
Kotak perlengkapan pemburu vampir yang buatan Boston pada 1840 ini menjadi barang koleksi sebuah museum. Barang ini menjadi incaran kolektor atau penggemar cerita horor. 

sumber: Dailymail.co.uk, Theghostdiaries.com

Rabu, 20 Maret 2013

Misteri 4 Benda Kutukan di Dunia


KUTUKAN LUKISAN “CRYING BOY”
Pada tahun 1985, Inggris dibuat heboh dengan rangkaian kebakaran yang terjadi secara misterius. Kehebohan pun berlanjut ketika ditemukan bahwa di semua rumah yang nyaris terbakar habis, terdapat sebuah benda yang tidak tersentuh api, yaitu lukisan anak laki-laki yang menangis. Kabar yang lebih mengejutkan muncul, ternyata sebelumnya sudah banyak kasus serupa lain yang tidak meninggalkan petunjuk logis.
Setelah ditelusuri, konon sang objek lukisan tersebut adalah seorang anak yatim piatu yang orang tuanya meninggal terbakar. Tak berapa lama setelah lukisan tersebut diproduksi, studio sang pelukis hancur terlalap api. Bocah tersebut pun kemudian tewas dalam sebuah ledakan. Katanya, arwah si bocah-lah yang menghantui melalui tangisan dalam lukisan tersebut.
Untuk menghilangkan kutukannya, sebuah terbitan lokal pun menggelar aksi pembakaran lukisan yang diproduksi secara massal tersebut. Banyak lukisan berhasil dimusnahkan, tetapi diperkirakan masih ada ribuan cetakan lainnya beredar di seluruh dunia.
TEROR of ROBERT DOLL
Kalau berkunjung ke Museum East Martello, Florida, kita bisa melihat sebuah boneka berumur lebih dari satu abad, Robert the Doll. Boneka berukuran seperti bocah kecil ini sangat terkenal, lho! Bukan karena boneka peninggalan abad ke-19 ini lucu, tapi karena horor!!! hiii….
Kisahnya berawal sekitar tahun 1896, ketika keluarga Otto memberikan boneka kepada anak bungsunya Robert Eugene Otto. Saking terpikatnya, sang anak memberikan namanya sendiri, Robert, kepada boneka itu, dan mengganti panggilan dirinya menjadi, Gene.
Semenjak itu, kejadian demi kejadian aneh terjadi di rumah keluarga Otto, dari mulai terdengar suara tawa asing, berbagai kekacauan dan kerusakan, sampai laporan para tetangga yang melihat penampakan mengerikan Robert. Yang paling parah, Robert sepertinya memperbudak Gene hingga bocah tersebut shock dan ketakutan. Melihat ketidakberesan tersebut, keluarga Otto menyingkirkan Robert ke loteng.
Ketika Gene sudah dewasa, ia menemukan kembali boneka Robert. Dalam waktu singkat, boneka itu pun kembali “menguasai” diri Gene, hingga ia nyaris gila. Warga kota yang melewati rumah keluarga Otto dihantui teror Robert dari jendela kamarnya.
Kabarnya, kejadian mengerikan itu terus berlanjut sampai museum tempat tinggal Robert sekarang. Wah, kalo bonekanya kya gini, kyanya gada lucu-lucunya sama sekali, yaa??
KERIS
Seringkali kita dengar cerita mengenai senjata khas Indonesia yang memiliki kekuatan sehingga dapat bergerak, berdiri, bahkan terbang dengan sendirinya. Kisah itu pun dibarengi dengan kejadian mistis mengerikan.
Salah satu legenda yang terkenal sampai sekarang adalah kisah kesaktian keris buatan Mpu Gandring. Keris sakti tersebut banyak menelan korban, termasuk pembuatnya. Mpu Gandring dihabisi degan sadis oleh pemesan keris tersebut, Ken Arok. Sejak itu, keris Mpu Gandring tidak berhenti meminta tumbal yang haus kekuasaan, termasuk Ken Arok dan keturunannya. Konon, katanya, keris tersebut kemudian dibuang ke laut dan berubah wujud menjadi seekor naga. Wahh mistis banged deh!
Ternyata sampai saat ini pun masih banyak pembuat keris sakti alias keris pusaka. Pembuatannya pun harus melalui tahap yang berat seperti mencocokkan tanggal lahir dan tujuan si pemesan, berpuasa, melakukan perhitungan dengan penanggalan Jawa, dan banyak ritual lainnya. Legenda keris Mpu Gandring pun dipegang teguh sampai sekarang, bahwa keserakahan akan berujung pada kehancuran.
JANGAN GANGGU FIRAUN
Jangan pernah coba-coba mengutak-atik mummy Firaun beserta barang peninggalannya, kalau kita gak mau bernasib sama seperti Carnarvon. Pembesar Inggris ini, konon mendadak meninggal dunia setelah membongkar kuburan Tutankhamun, salah satu Firaun pada tahun 1923. Anehnya lagi, di hari Carnarvon meninggal, seluruh listrik di Kairo pun padam tanpa ada yang tahu penyebabnya.
Tutankhamun merupakan Raja Mesir yang memiliki kisah tragis. Diangkat sebagai Firaun ketika berumur 9 tahun, ia hanya sempat sekejap merasakan kekuasaan. Belum genap 19 tahun, ajla menjemputnya. Penyebab kematiannya masih belum mencapai titik terang, walaupun banyak yang percaya akan adanya konspirasi pembunuhan sadis terhadap raja belia tersebut.
Misteri Tutankhamun pun terus berlanjut hingga kini. Katanya, terdpat kutukan bahwa barangsiapa yang mengganggu sang raja dalam tidur panjangnya, akan merasakan kemalangan. Walaupun banyak yang meragukan kutukan tersebut, hal aneh terus terjadi. Seorang petugas berkebangsaan Amerika yang membawa topeng Tutankhamun kabarnya mendadak terserang stroke, dan seorang pemuda Jerman yang nekat mencuri salah satu harta karun Tutankhamun mati dengan mengenaskan.

Sabtu, 08 Desember 2012

Misteri Roh Halus Yurei Di Jepang

Di Jepang, hantu dikenal sebagai Yurei. Kata "Yu" yang berarti halus atau samar-samar, dan "Rei" yang berarti roh atau arwah. Mereka tidak memanggilnya dengan sebutan setan atau hantu atau jin. Berdasarkan kepercayaan orang Jepang, semua manusia mempunyai roh atau arwah yang disebut sebagai reikon. Setelah seseorang meninggal, reikon akan pergi meninggalkan tubuhnya ke tempat penyucian arwah.




Disana dia akan menunggu tubuhnya dikubur dan mendapatkan pemakaman yang layak. Kalau semuanya berjalan lancar, reikon akan melindungi keluarganya yang masih hidup. Dan dipercaya bahwa arwah orang meninggal tersebut akan kembali ke keluarganya setiap tahun (yang kemudian dinamakan sebagai festival Obon). Tapi kalau roh-roh tersebut tidak mendapatkan pemakaman yang layak, atau mungkin mereka meninggal karena dibunuh atau bunuh diri, reikon akan berubah menjadi yurei dan gentayangan di dunia manusia sampai rasa penasaran, amarah, dan dendam mereka hilang.


Yurei mempunyai wujud manusia yang memakai jubah kimono putih, tidak mempunyai kaki - alias melayang di udara, rambutnya panjang dan berwarna hitam. Umumnya, mereka juga dikelilingi oleh Hitodama, arwah yang berwujud api. Yurei tidak gentayangan secara leluasa. Mereka selalu gentayangan tidak jauh dari tempat mereka meninggal. Orang Jepang percaya bahwa Yurei mulai gentayangan pada saat gerbang dunia roh dan dunia manusia hampir menyatu yaitu pada jam 2-3 pagi.Yurei sendiri pun terbagi menjadi beberapa jenis berdasarkan cara mereka meninggal.

Bunuh Diri Massal Tahun 1978

Didirikan pada akhir tahun 1970-an, di bawah kepemimpinan Jim Jones, aliran pemujaan ini hidup menyendiri terpisah dari dunia di sebuah hutan di Amerika Selatan. Menyusul adanya sejumlah keluhan, pada tahun 1978, anggota kongres Amerika, Leo Ryan, mengunjungi wilayah Jonestown dalam misi pencari fakta. Ketika Ryan akan meninggalkan Jonestown, delapan belas anggota aliran pemujaan yang ingin meninggalkan aliran pemujaan itu mencoba ikut menyertainya, yang sekaligus menjadi awal kerusuhan terjadi. Anggota aliran pemujaan melepaskan tembakan kepada mereka yang mencoba meninggalkan aliran pemujaan itu.

Anggota kongres Ryan, tiga orang wartawan, dan seorang anggota aliran pemujaan yang mencoba lari, terbunuh. Sebelas orang terluka. Beberapa jam setelah kejadian, pemimpin aliran pemujaan memerintahkan anggota-anggotanya untuk melakukan bunuh diri massal dengan meminum potasium sianida. Anak-anak meninggal lebih dulu, bayi dibunuh dengan racun yang dimasukkan ke mulut dengan sedotan. Setelah itu, lebih dari sembilan ratus orang, termasuk anak-anak, meracuni diri mereka sendiri.








Minggu, 23 September 2012

Jangan Panggil Aku Dukun Part 1 (kisahku)

Tak terasa waktu sudah semakin lama berlalu, di mana aku akhirnya menerjuni dunia supranatural yang benar - benar jauh dari apa yang selama ini aku khayalkan dan yang selalu ada dalam benakku. 

Awalnya aku hanya coba - coba ketika aku duduk di bangku kuliah untuk meneruskan program magisterku di salah satu kampus swasta di kota Surabaya. Dari sinilah akhirnya dunia baru terbentang di depanku, di hindari ataupun tidak inilah dunia baruku.

Selang berapa bulan karena aksi coba - coba ku ini akhirnya keterusan, yha supranatural atau bentuk kasarnya dukun .....hahhahaha ....ohh tidak aku tidak mau jadi dukun itu yang selalu terlintas dalam fikiranku sampai saat ini. 

Di terima ataupun tidak tidak sedikit orang yang meminta pertolonganku, akhirnya aki tasbihkan diriku menjadi parapsikolog bukan seorang dukun.

Kini aku baru sadar bahwa mungkin dengan jalan ini aku mengabdikan diriku untuk sesama, tak sedikit orang yang mencibirku atau menertawakanku. huffff .....kerikil kecil itu ternyata lebih sakit bila ku injak dari pada sebongkah batu.

Saya masih ingat ketika salah seorang yang menyebutku "dukun palsu", saya hanya tersenyum mendengarnya. Karena memang sedari awal saya tidak mau di sebut dukun. 

Sampai tiba masanya ternyata ini juga membantu diriku agar tak tersesat di gelapnya dunia, ini sebagai penuntunku untuk menemukan dunia yang hakiki. 

Banyak kepalsuan manusia yang akhirnya kutemui, inilah dasar inspirasiku untuk memulainya dan bukan coba-coba lagi. Meskipun saya menekuni dunia supranatural tapi cita-cita tetap tersemat di dada hingga akhirnya ku putuskan kembali untuk menyelesaikan program magisterku. semoga bisa selesai. amien !!!

Rabu, 13 Juni 2012

Mister Pura Giri Selaka Alas Purwo Banyuwangi


Pura Giri Selaka, Alas Purwo, Banyuwangi

Ingin Jadi Sumbu Kebangkitan Majapahit

Ketika Kerajaan Majapahit runtuh abad ke-14, para manggala kerajaan berucap, ”Boleh saja kerajaan mereka dihancurkan, tetapi tunggu lima ratus tahun lagi anak cucu mereka akan bangkit dan menagih kembali bekas wilayah Majapahit.

” Itulah yang diyakini sebagian besar umat Hindu Banyuwangi, sehingga kini ada kebanggaan bagi mereka untuk kembali ke agama Hindu. Semangat itulah yang menyertai pelaksanaan piodalan di Pura Giri Selaka, Alas Purwo, pada hari Pagerwesi, Rabu (11/9) lalu. Bagaimana kondisi umat Hindu di sekitar Ala Purwo saat ini? Masalah apa yang dihadapi umat Hindu di sana untuk kembali kepada jati diri sebagai Hindu?

Mendengar nama Alas Purwo, imajinasi orang pasti akan tertuju pada sebuah kawasan hutan lebat. Hal itu memang benar, Alas Purwo adalah sebuah kawasan hutan Taman Nasional di bawah lingkup Departemen Kehutanan dan Perkebunan. Lantas apa hubungannya antara Pura Giri Selaka dan Alas Purwo itu?

Itulah fenomena yang tampaknya mengiringi keberadaan hampir semua pura bersejarah, tidak saja di Bali namun juga di Jawa. Untuk menuju Pura Alas Purwo yang disungsung umat Hindu Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, para pemedek mesti memasuki kawasan hutan Taman Nasional Alas Purwo. Dari pintu depan kawasan hutan Taman Nasional, diperlukan waktu satu jam menuju Pura Giri Selaka dengan kondisi jalan yang belum beraspal.

Di kanan-kiri kita hanya berjejer hutan jati, dan jumlah masyarakat yang lewat pun bisa dihitung dengan jari. Bagi pemedek yang tidak menggunakan kendaraan pribadi, masyarakat sekitar menyiapkan sebuah angkutan tradisional yang lazim disebut grandong. Angkutan ini mirip sebuah mobil truk, akan tetapi mesinnya menggunakan mesin genset. Harga sewanya menuju Pura Giri Selaka sekitar Rp 2.500 per sekali angkut.

Untuk menemukan Pura Giri Selaka, memang harus siap banyak bertanya kepada masyarakat di sepanjang perjalanan. Jika tidak, jangan harap perjalanan bisa lancar, apalagi baru sekali-dua kali ke tempat tujuan. Pasalnya, banyak cabang jalan yang tanpa pelang nama Alas Purwo, sehingga perjalanan dari Bali menuju Alas Purwo bisa kita tempuh 9-10 jam dengan kondisi seperti itu.

Pura Giri Selaka berada di tengah hutan dan sekitar tiga kilometernya adalah kawasan wisata pantai Plengkung, bibir Alas Purwo itu sendiri. Di kawasan ini, memang tidak ada satu pun rumah penduduk. Kalau mau bermalam, pihak pengelola Taman Wisata menyediakan sejumlah penginapan sederhana, jaraknya sekitar satu kilometer dari Pura Giri Selaka. Meski tersedia sejumlah penginapan, tampaknya para pemedek yang ingin tangkil ke Pura Giri Selaka lebih memilih makemit di areal pura. Apalagi, areal pura saat ini telah mencapai luas dua hektar hasil pemberian Menteri Kehutanan sebagai penanggung jawab Taman Nasional bersangkutan.

Menurut sesepuh umat Hindu Tegaldlimo, Pemangku Ali Wahono, sebetulnya Pura Giri Selaka ditemukan secara tidak sengaja oleh umat di sekitarnya pada tahun 1967. Saat itu, masyarakat Kecamatan Tegaldlimo melakukan perabasan terhadap sejumlah kawasan hutan Alas Purwo untuk bercocok tanam. Daerah di sekitar pura pun tampak cukup makmur dengan hasil palawijanya. Suatu ketika, di tempat berdirinya Pura Alas Purwo yang oleh masyarakat disebut Situs Alas Purwo, ada sebuah gundukan tanah.

Masyarakat ingin meratakan dan menjadikan lahan cocok tanam. Tanpa diduga, ada bungkahan-bungkahan bata besar yang masih tertumpuk. Persis seperti gapura kecil. Lantas masyarakat sekitarnya membawa bungkahan bata-bata itu ke rumahnya. Ada yang menjadikan bahan membuat tungku dapur, ada juga untuk membuat alas rumah. Rupanya, keluguan masyarakat itu telah menyebabkan munculnya musibah bagi warga yang mengambil bata-bata tersebut.

Selang beberapa saat setelah mengambil bata itu, semuanya jatuh sakit. Pada saat itulah, ada sabda agar bongkahan batu bata tersebut dikembalikan ke tempatnya semula. Bongkahan-bongkahan itu adalah tempat petapakan maharesi suci Hindu zaman dulu. Meski belum ada catatan resmi dalam prasasti, masyarakat mempercayai yang malinggih di situs Pura Alas Purwo adalah Empu Bharadah. Tetapi, ada juga yang menyebut Rsi Markandiya sebelum mereka menuju Bali. Selanjutnya, masyarakat setempat sangat yakin dengan kekuatan dan kesucian situs Alas Purwo tersebut. Sampai ada keinginan seorang warga untuk memagari situs itu agar aman dari jangkauan orang jahil. Akan tetapi, belum sampai tuntas mewujudkan keinginannya, warga tersebut keburu meninggal. Dari kejadian itu didapatkan sabda, kalau situs Alas Purwo itu wajib dipuja semua umat manusia di muka bumi ini tanpa dibatasi sekat-sekat golongan.

Kemudian ada upaya dari pihak Dinas Purbakala untuk menjadikan situs Alas Purwo sebagai benda peninggalan sejarah. Di sisi lain, umat Hindu yang mayoritas bertempat tinggal di sekitar Mariyan — nama kawasan yang telah dibabat hutannya itu — tetap meyakini kalau situs itu adalah milik nenek moyang Hindu zaman dulu. Untuk menghindari adanya kejadian yang tak diinginkan, umat Hindu akhirnya membuatkan sebuah pura, sekitar 65 meter dari situs Alas Purwo saat ini. Sementara situs itu sendiri dibiarkan seperti semula, namun tetap menjadi tempat pemujaan bagi semua umat manusia, tak terbatas hanya umat Hindu.

Bicara soal kesucian dan keajaiban situs Alas Purwo ini, memang berderet peristiwa menjadi pengalaman masyarakat penyungsung-nya. Itulah sebabnya, sejumlah pejabat maupun mantan pejabat terkenal pernah melakukan pemujaan di situs Alas Purwo ini. Tujuannya pun bermacam-macam. ”Hampir semua yang di-tunas, kesuecan Ida Batara yang malinggih di sini. Hanya, semua kembali kepada swakarma-nya,” ujar Mangku Adi, salah seorang pemangku setempat. Seiring dengan perjalanan waktu, pada tahun 1972 ada kebijakan Departemen Kehutanan dan Perkebunan untuk menagih kembali lahan hasil rabasan penduduk di kawasan Mariyan tersebut. Secara bertahap lahan dikembalikan menjadi hutan jati seperti sekarang ini, dan semua penduduk yang melakukan perabasan hutan itu kembali ke kampung masing-masing. Proses pengembaliannya ini selesai pada tahun 1975. Setelah itulah, situs Alas Purwo tinggal pada kesendiriannya, jauh dari rumah penduduk.

Meski demikian, Departemen Kehutanan memberikan kebebasan kepada mayarakat yang ingin melakukan persembahyangan atau pun meditasi di situs tersebut. Apalagi, umat Hindu yang kini telah kembali ”pulang” ke kawitan-nya setelah peristiwa G-30-S/PKI tahun 1965 lalu. Mereka beranggapan sekaranglah kebangkitan Hindu itu akan terbukti, setelah 500 tahun runtuhnya Majapahit pada abad ke-14. Dan, itu salah satunya dimulai dari kerinduan umat Hindu Banyuwangi untuk menelesuri jejak nenek moyangnya. Diharapkan, dari situs Alas Purwo inilah bisa jadi sumbu penghubung Hindu tanah Jawa kelak. * Agus Astapa

Rabu, 23 Mei 2012

Ini Dia Alasan Lady Gaga Dituding Pemuja Setan

Konser Lady Gaga di beberapa negara banyak menuai kecaman. Tak hanya soal penampilannya yang vulgar, syair lagunya yang dianggap melecehkan agama. Bahkan tudingan Lady Gaga sebagai pemuja setan, yang meskipun belum terbukti, juga menjadi faktor penolakan itu. Namun, bagaimana bisa muncul tudingan itu?

Stempel Lady Gaga sebagai artis pemuja setan muncul setelah ada karyawan bagian rumah tangga di Hotel Intercontinental menemukan bak kamar mandi di kamar dia menginap berisi cairan darah.

Seperti dalam NME.com dan The Sun, karyawan itu menuding Lady Gaga "Mandi darah sebagai bagian dari ritual setan."

Ia mengatakan seperti dalam situs Truthquake. "Lady Gaga meninggalkan banyak darah di ruangan mewah itu selama menginap di musim panas. Peristiwa itu dilaporkan pada petugas penerima tamu yang kemudian menyuruhnya melupakan kejadian itu."

Sumber lain mengambahkan, "Semua staf hotel yakin dia mandi di dalamnya, atau setidaknya menggunakannya sebagai bagian dari salah satu kostum barunya, atau rutinitas panggung aneh."

Namun, ada juga kemungkinan cairan darah itu berasal dari barang palsu yang digunakan Lady Gaga ketika tampil di panggung.|sumber: tempo

Selasa, 10 April 2012

Lima Kisah Hantu dari Titanic

15 April menandai 100 tahun tenggelamnya RMS Titanic. Meski cerita tragis soal kapal pesiar mewah ini sudah sering jadi berita utama, ada cerita-cerita lain yang muncul dari Titanic, kisah-kisah hantu. Berikut adalah kisah-kisah seram dari Titanic.

* Setelah tragedi Titanic, tim SAR menemukan 328 korban Titanic dan untuk sementara mengevakuasi jasad mereka ke Rumah Rias Jenazah Snow & Co di Halifax, Nova Scotia. Menurut majalah Encompass, rumah rias jenazah tersebut kini menjadi restoran Five Fisherman, dan katrol yang digunakan untuk mengangkut jenazah para korban Titanic ke bagian atas gedung masih ada di atap ruang penyimpanan wine. Kini, berbagai peristiwa aneh seperti gelas terbang dari lemari atau alat makan yang jatuh ke lantai meski tidak ada orang di sekitarnya, sering terjadi di restoran tersebut. Manajer Gary MacDonald bilang, "Kamu harus menghormati mereka atau mereka akan mengganggu."

* Pada 2008, Jurnal Atlanta Constitusion menerbitkan sebuah cerita tentang Akuarium Georgia setelah pameran "Titanic Aquatic" di sana. Beberapa relawan pameran tersebut melaporkan kejadian aneh saat bekerja di acara yang menampilkan ratusan artifak Titanic. Staf akuarium kemudian membawa paranormal penyelidik yang kemudian menyimpulkan bahwa pameran Titanic tersebut memang merupakan tempat hunian makhluk halus.

* Menurut San Francisco Chronicle, pada 1990an, seorang pria San Francisco bernama Jaime Rodriguez mengatakan ia dihantui arwah. Kemudian ia baru mengetahui bahwa seorang penumpang Titanic pernah tinggal di apartemennya. Tetapi si penumpang tersebut, Dr Henry Washington Dodge bukanlah seorang pahlawan. Dr Dodge mengaku ia mempersilakan perempuan dan anak-anak untuk ikut naik ke sekoci yang menyelamatkan istri dan anak laki-lakinya, tapi kemudian ia sendiri ikut naik ke sekoci tersebut dan mendapat sorotan publik akibat perilakunya itu. Setelah menerima tuntutan hukum dan kerugian keuangan, Dodge menjadi depresi dan bunuh diri di apartemennya di San Francisco pada 1919. Hantunya kemudian muncul di apartemennya itu setiap musim panas setiap tahun, dan selalu di tempat yang sama.

* Sosialita legendaris Margaret "Molly" Brown selamat dari tenggelamnya Titanic, tapi bekas rumahnya di Denver adalah tempat terjadinya hal-hal aneh. Menurut blog Mysterious Colorado, peristiwa-peristiwa yang bersifat paranormal terjadi secara rutin di Museum Rumah Molly Brown di Denver, termasuk gangguan pada perabot dan penampakan hantu Molly Brown serta suaminya James Joseph Brown. Penampakan ibu Molly di jendela atas rumah juga pernah terjadi, begitu juga dengan munculnya bau-bau tembakau Tuan Brown dan parfum favorit istrinya yang beraroma mawar.

* Menurut Daily Mail, rumah kelahiran kapten Titanic di Inggris juga memiliki sejarah misteri. Rumah masa kecil Kapten Edward John Smith diwarnai banjir-banjir misterius dan angin dingin yang muncul tiba-tiba, selain juga penampakan hantu.

Sabtu, 24 Maret 2012

Foto Hantu Perempuan Hebohkan Media Sosial

Sekilas, tidak ada yang aneh dalam foto yang menampilkan sebuah ruang tamu dengan tirai jendela tersibak dan menampilkan pemandangan taman yang hijau. Ruangan itu pun terlihat sangat nyaman, dilengkapi dengan lampu dan hiasan dinding yang tertata rapi.

foto hantu

Dua sofa empuk yang dibatasi sebuah meja kayu, lengkap dengan bantal sofa. Tiga buah bantal sofa bermotif klasik dengan warna hijau muda di sofa yang membelakangi jendela, dan sebuah bantal polos coklat yang serupa dengan warna sofa. Foto ruangan yang menggambarkan keteduhan.

Tapi, coba Anda perhatikan lebih teliti lagi foto itu. Ada sosok wajah perempuan mengerikan, yang memandang dengan mata terbelalak dan alis mata yang terangkat. Tidak ada senyuman di wajah itu. Sangat dingin dan kelam.

Gambar wajah itu bisa Anda temukan di belakang bantal sofa berwarna coklat. Sosok berwujud wajah dalam gambar yang menghebohkan media sosial Twitter dan Facebook di Inggris. Wajah itu ditengarai sebagai penampakan setan.

Banyak dugaan yang berkembang dan dibahas di media sosial Inggris, mengenai foto yang tidak diketahui sumbernya itu. Seperti tentang kemungkinan ada orang yang bersembuyi saat foto diambil, penggunaan photoshop untuk menghadirkan wujud wajah yang menyeramkan itu, dan gambar yang disebabkan oleh efek cahaya.

Entah dugaan mana yang benar. Pastinya, wujud wajah dalam foto itu berhasil membuat merinding setiap orang yang melihat. Karena, meski tidak menunjukkan lumuran darah, wajah itu mengapresiasikan pandangan tajam mengerikan.

Jumat, 23 Maret 2012

Ketika bali merayakan hari raya nyepi

Pantai Kuta yang biasanya ramai wisatawan terlihat lengang saat pelaksanaan Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1934.

Seorang pecalang berkomunikasi menggunakan ponsel ketika menjaga objek wisata Pantai Sanur.

Selama Hari Raya Nyepi, objek wisata, pelabuhan, bandara, dan sejumlah tempat umum lainnya di Bali tutup total untuk menjaga kekhidmatan umat Hindu dalam menjalankan ritual penyepian. ANTARA/M. Irfan Ilmie.

Dua orang pecalang mengamankan pelaksanaan salat Jumat di musala Alhidayah, Jalan Gatot Subroto VI, Denpasar, Jumat (23/3). Umat Islam di Bali diimbau melaksanakan shalat Jumat di masjid terdekat berkenaan dengan Hari Raya Nyepi. Jika tidak ada masjid terdekat, Jumatan bisa digelar di musala dan rumah.

Selasa, 06 Maret 2012

6 Hari Meninggal, Nenek Asal Cina Bangkit dari Peti Mati


 
Seorang nenek asal Cina membuat tetangganya ketakutan setengah mati. Pasalnya, nenek berusia 95 tahun ini bangkit dari peti matinya 6 hari setelah dianggap meninggal dunia.

Diketahui, Li Xiufeng ditemukan tak bergerak dan sudah tidak bernafas di tempat tidur oleh tetangganya, ketika ia terjatuh dan menderita cedera pada kepalanya.

Ketika ia usaha membangunkannya gagal, sang tetangga yaitu Chen Qingwang menganggap Li Xiufeng telah meninggal dalam tidurnya, di desa Liulou, Beiliu, Provinsi Guangxi.

“Waktu itu ia belum bangun, jadi saya datang ke tempatnya bermaksud untuk membangunkannya,” tutur Qingwang (60), menceritakan kunjungan sehari-harinya dalam membawakan makanan kepada wanita tua itu.

“Tidak peduli seberapa keras aku mendorong dan memanggil namanya, ia tidak bereaksi. Saya merasa ada sesuatu yang salah, jadi saya mencoba untuk mendengar napasnya, dan ternyata ia telah meninggal, namun tubuhnya masih hangat.” tambahnya pria tersebut.

Quote:
Menurut tradisi setempat, tubuh sang nenek yang dianggap telah meninggal dibaringkan dalam peti matinya menjelang pemakaman, agar teman dan kerabat dapat memberikan penghormatan terakhir.
Namun, sehari sebelum pemakamannya, Qingwang tiba di rumah tetangganya dan menemukan peti mati telah kosong dan mayat Li Xiufeng tidak lagi berada didalamnya.
“Kami begitu terkejut, dan segera memanggil para tetangga untuk datang membantu,” katanya.
Dikutip dari Orange, saat mencari tubuh mayat yang hilang itu, para penduduk desa tertegun saat menemukan Xiufeng yang diduga telah meninggal itu sementara duduk di bangku dapurnya, sambil memasak.

“Saya tidur untuk waktu yang sangat lama. Setelah bangun, saya merasa sangat lapar, dan ingin memasak sesuatu untuk dimakan, aku kemudian mendorong tutup peti dan keluar.” tutur Xiufeng kepada para penduduk desa.

Sebuah rumah sakit di daerah tersebut mempercayai bahwa Xiufeng mengalami mati suri, keadaan dimana orang tidak lagi bernapas, namun tubuhnya tetap hangat.

Senin, 05 Maret 2012

Misteri Adanya Kota Ajaib Uwentira di Palu

 
Cerita mengenai keberadaa komunitas "jin" Uwentira beredar cukup luas di kalangan masyarakat Palu. Mendengar kata Uwentira atau Wentira, mereka merujuk pada cerita, kisah maupun mitos soal keberadaan komunitas yang tak kasat mata ini. Hanya sedikit orang yang bisa melihatnya bahkan bisa berkomunikasi dengan warga Uwentira yang sering muncul bahkan di pasar-pasar di Palu dan sekitarnya. Kawasan Wentira ini oleh kalangan paranormal di Indonesia, memang dikenal sebagai salah satu wilayah paling angker di seluruh pelosok nusantara
 
Demi menjawab rasa penasaran banyak pengunjung, saya ingin membagikan cerita 3 teman saya berikut ini. Kebetulan mereka saya kenal karena bertemu langsung.

1. Cerita Sulwan Dase

To Wentira (ditulis Uwentira), demikian masyarakat Palu menyebut komunitas ini. Terletak disebuah kawasan yang bernama Wentira. Orang Toraja kuno menyebutnya To Wae Ntira. Menurut beberapa kawan menceritakan pengalaman mereka saat bertemu dgn orang2 To Wentira. Katanya, kita seolah-olah terombang-ambing diantara dunia nyata dan dunia maya, rasionalitas, dan supranatural. Bingung bercampur takjub. Antara percaya dan tidak percaya.

Menurut mereka yang pernah ke "Kota Wentira", kota itu sangat modern, dgn peradabana yang sangat luar biasa. Semua jenis kendaraan ada disana (termasuk MRT). Masyarakatnya makmur dan serba berada. Yang menjadi persoalan adalah, pintu masuk ke kota tsb. Hampir tak satu orang pun bisa menjelaskn secara pasti lokasi jalan masuk. beberapa menjelaskan bahwa pintu masuk degan kendaraan roda dua dan mobil adalah melalui sebuah jembatan beratap. Jembatan ini sebenarnya menjembatani sebuah sungai yang membentang. Secara logika, bila kita masuk ke ujung satu pastilah bisa tiba di ujung satunya. Namun keanehan terjadi. Kadang2 ketika sebuah mobil memasuki ujung jembatan, mobil itu tdk pernah lagi keluar di ujung satunya. Beberapa hari kemudian, biarlah pengendara mobil itu bercerita bahwa mereka baru saja pulang dari Kota Wentira, di mana segala sesuatunya ada disana.


Wow...persoalannya, di bagian mana dari jembatan itu yg menjadi pintu masuknya? Sebab mobil tsb ketika memasuki jembatan, menghilang begitu saja dari pandangan mata....Sewaktu saya bertanya kepada beberap kawan yg pernah kesana, mengatakan, tempat itu sangat luar biasa. Namun tdk ada lagi yg berani kesana...


2. Cerita LES Kala'tiku

Saya ingat suatu kejadian aneh yang saya dengar dari bapak saya sendiri. Waktu itu Bapak mempunyai proyek di daerah lokasi wentira. niatnya sih jalan2 di jembatan itu tapi pas memasuki mulut jembatan menurut teman proyeknya mobil truk yang pakai teman saya dan supirnya tiba2 hilang seakan2 di telan oleh jembatan itu. terus terang ini tidak masuk di akal tapi kenyataan terjadi. tapi sayang teman kantor sya ini tidak mau menceritakannya pak jadi jujur saya juga jadi penasaran dengan cerita teman saya yang katanya kota itu luar biasa modern. yah antara kenyataan dan fiksi..

3. Kesaksian PS Patandung

To wentira menurut orang Kaili (Suku asli di Sulteng) ada di sekitar kebun kopi ( Jl poros tawaeli - Toboli ) di jalan poros tersebut ada satu jembatan yang masih ada sampai sekarang. Konon katanya, masih buatan Belanda. Di sampingnya ada satu jembatan jembatan beton yang digunakan konon tahun 1980-an setiap kendaraan yg lewat wajib memberi kode lampu atau setidaknya klakson sebagai tanda permisi mau lewat.
 
Area ini melewati kawasan Kebun Kopi yang disebut-sebut dua teman terakhir ini. Kawasan ini dikenal cukup berat, menanjak dengan kemiringan tajam. Belum lagi sering terjadi longsong. Jembatan itu masih ada, dan bahkan sekarang ada sebuah tugu berwarna kuning bertuliskan NGAPA UWENTIRA. Ngapa dalam bahasa Kaili berarti Kampung,Negeri atau Kota. Uwentira berarti tidak kasat mata. Jadi NGAPA UWENTIA berarti Kota UWENTIRA.