Rabu, 30 Mei 2012

Aceh atau Surabaya Bisa Geser Riau Gelar Kualifikasi Piala Asia U-22


Kualifikasi Piala Asia U-22 terancam urung digelar di Pekanbaru, Riau, akibat pembangunan stadion yang tersendat. Aceh atau Surabaya diwacanakan sebagai pengganti jika Riau memang batal menjadi tuan rumah.

"Ada sedikit kendala di sana. Tapi kami tetap upayakan semua segera selesai agar event tersebut tetap berjalan," ujar Koordinator Timnas Bob Hippy di kantor PSSI, Senayan, Rabu (30/5/2012).

Sebagai tuan rumah di Kualifikasi Piala Asia U-22 tahun ini, Indonesia rencananya akan memakai dua stadion, yakni Stadion Utama Riau dan Stadion Kaharudin Nasution, yang berada di Pekanbaru.



Yang menjadi masalah, dengan waktu kualifikasi di Indonesia akan berjalan pada awal bulan Juli mendatang, sejumlah kendala muncul.

"Ada masalah di penanggung jawab pembangunan di Stadion Utama Riau yang mengancam akan melakukan pembongkaran karena ada sedikit masalah dengan pembayaran. Ini sangat menganggu sekali," ungkap Bob.



Terkait dengan hal tersebut, ia mengungkap bahwa lokasi kualifikasi bisa saja dipindah ke Aceh atau Surabaya. Hal ini sesuai dengan spekulasi yang berkembang menyusul adanya inspeksi mendadak Sekjen PSSI Tri Goestoro ke sejumlah lokasi stadion di sekitaran wilayah Surabaya, Selasa (29/5) kemarin.

"Kemungkinan kalau misalkan jadi pindah, Aceh dan Surabaya menjadi pilihan. Stadion Gelora Bung Tomo dan Tambaksari," kata Bob.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar