Jumat, 20 Juli 2012

Ini Dia Harta Kekayaan Para Bos BUMN

Siapa yang tak mau menjadi bos apalagi di perusahaan milik negara. Sudah rahasia umum jika Chief Executive Officer (CEO) atau kerap disebut Direktur Utama di BUMN punya gaji selangit.

Gaji yang besar ini otomatis mengakumulasi besaran harta kekayaan para bos tersebut. Ingin tahu berapa besaran harta kekayaan para bos BUMN ini?

Dikumpulkan detikFinance, Jumat (20/7/2012) dari Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mari lihat satu per satu harta kekayaan para bos-bos ini.

Alwin Syah Lubis
Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk Alwin Syah Lubis. Alwin Syah Lubis lahir di Padangsidempuan pada 19 April 1955. Ia memiliki total harta kekayaan mencapai Rp 4,88 miliar. Alwin memiliki harta tak bergerak sebesar Rp 2,02 miliar berikut surat berharga mencapai Rp 1,30 miliar.

Iqbal Latanro
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk Iqbal Latanro. Jika menyebut BTN atau Bank Tabungan Negara pasti yang ada dibenak anda adalah KPR. BTN merupakan satu-satunya bank BUMN yang bergerak fokus di bidang perumahan. Pimpinannya adalah Iqbal Latanro. Lahir di Makassar, 5 Oktober 1958, Iqbal Latanro memiliki harta kekayaan sebesar Rp 8,65 miliar dan US$ 20.000.

Iqbal memiliki aset berupa tanah yang cukup banyak. Harta tak bergeraknya mencapai Rp 5,07 miliar. Sementara kendaraan yang ia miliki yakni Ford Focus, Nissan Serena, Honda Jazz dan Toyota Camry seluruhnya senilai Rp 495 juta.

Ia juga memiliki surat berharga senilai Rp 1,5 miliar.

Dwi Soetjipto
Direktur Utama PT Semen Gresik Tbk Dwi Soetjipto. Semen Gresik memiliki CEO Dwi Soetjipto. Pria kelahiran Surabaya, 10 November 1955 ini memiliki harta kekayaan sebesar Rp 9,4 miliar dan US$ 46.036.

Dwi Soetjipto memiliki harta tak bergerak sebesar Rp 3,7 miliar. Ia memiliki mobil Nissan Terano, Toyota Land Cruiser hingga Mercedez Benz senilai Rp 1,19 miliar.

Surat berharga yang ia miliki mencapai Rp 97,63 juta dan harta bergeraknya mencapai Rp 256 juta.

Emirsyah Satar
Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk Emirsyah Satar. Bos BUMN Aviasi terbesar di Indonesia ini lahir pada 28 Juni 1959. Emirsyah memiliki harta kekayaan hingga Rp 21,1 miliar berikut US$ 205.360.

Emirsyah memiliki harta tak bergerak sebesar Rp 15,5 miliar. Ia memiliki mobil jenis BMW, Mercedez Benz, Land Rover hingga Harrier dengan total sebesar Rp 955 juta. Emir juga memiliki batu mulia, barang-barang seni dan antik hingga surat berharga sebesar Rp 350 juta.

Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk Hendi Priyo Santoso. Hendi memiliki harta kekayaan sebesar Rp 26,14 miliar dan US$ 129.592. Dimana terdiri dari harta tak bergerak yang mencapai Rp 15,75 miliar. Ia memiliki kendaraan seperti Toyota Vellfire dan Mercedez Benz senilai Rp 1,05 miliar.

Hendi memiliki juga giro dan setara kas sebesar Rp 9,00 miliar.

Hendi Priyo Santoso
Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk Hendi Priyo Santoso. Hendi memiliki harta kekayaan sebesar Rp 26,14 miliar dan US$ 129.592. Dimana terdiri dari harta tak bergerak yang mencapai Rp 15,75 miliar. Ia memiliki kendaraan seperti Toyota Vellfire dan Mercedez Benz senilai Rp 1,05 miliar.

Hendi memiliki juga giro dan setara kas sebesar Rp 9,00 miliar.

Sofyan Basir
Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk Sofyan Basir. Pria kelahirian Bogor, 2 Mei 1958 ini memiliki harta kekayaan sebesar Rp 26,26 miliar dan US$ 115.000. Ia memiliki harta tak bergerak sebesar Rp 7,47 miliar. Kendaraannya yang Ia miliki senilai Rp 4 miliar yang terdiri dari Land Rover, BMW hingga Alphard.


Gatot M Suwondo
Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia Tbk Gatot M Suwondo. BNI mempunyai salah satu CEO terbaik. Adalah Gatot M Suwondo yang saat ini juga dipercayakan menjabat Ketua Himpunan Bank-Bank Negara (Himbara). Gatot Suwondo yang lahir di Jakarta, 11 Oktober 1954 ini memiliki harta kekayaan sebesar Rp 26,53 miliar dan US$ 35.545.

Gatot yang hobi Moge alias Motor Gede ini memiliki dua motor. Selain mobil seperti Alphard, Nissan X-Trail hingga Land Rover yang keseluruhannya berjumlah Rp 1,5 miliar. Adapun harta tak bergeraknya seperti tanah dan bangunan mencapai Rp 2,5 miliar.

Gatot juga memiliki surat berharga yang sebesar Rp 850 juta.

Zulkifli Zaini
Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk Zulkifli Zaini. Ini dia, bos dengan harta kekayaan paling banyak. Pengganti Agus Martowardojo yang berasal dari internal Bank Mandiri. Adalah Zulkifli Zaini. Bankir yang sangat ramah ini lahir di Palembang pada 22 Oktober 1956.

Ia memiliki harta kekayaan sebesar Rp 44,90 miliar ditambah US$ 70.891. Memiliki 3 mobil, Zulkifli Zaini juga memiliki rumah di Bekasi, Jakarta Timur dan Jakarta Selata. Jumlah harta tak bergeraknya mencapai Rp 3,22 miliar.

Zulkifli memiliki surat berharga yang cukup banyak hingga Rp 23,99 miliar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar