Sekelompok ilmuwan yang dipimpin Pedro C Hallal dari Universidade
Federal de Pelotas mengadakan penelitian mengenai aktivitas orang-orang
dari 122 negara. Penelitian dilakukan untuk mengetahui mana negara yang
warganya paling malas bergerak, ditunjukkan dengan persentase.
Hasil
penelitian Hallal Cs mengambil sampel sedikitnya 50 orang atau sampel
yang dinilai mewakili populasi dari 122 negara anggota WHO dengan 155
pertanyaan. Sampel diambil berusia di atas 15 tahun, di beberapa negara,
yang berusia 13-15 tahun juga disertakan. Metode survei berstandar WHO
survei seperti Global Physical Activity Questionnaire atau the
International Physical Activity Questionnaire.
Hasil penelitian
ini dipublikasikan online di jurnal kesehatan 'The Lancet' Volume 380
pada Rabu (18/7/2012) lalu. detikcom merangkum khusus untuk
negara-negara Asia Tenggara saja, di mana 2 negara ASEAN, Brunei
Darussalam dan Singapura tidak disurvei.
Berikut hasil rangkuman
dari penelitian Hallal Cs, khusus untuk wilayah ASEAN. Nah, siapa yang
termalas di antara 8 negara ASEAN ini, dan di mana letak Indonesia?
Berikut daftarnya disusun dari negara yang paling rajin hingga paling
malas:
1. Malaysia
Malaysia ternyata menjadi negara paling malas di ASEAN dengan angka
61,4 persen orang dewasa di negara ini yang malas bergerak. Sedangkan
menurut jenis kelamin, perempuan Malaysia yang tidak bergerak lebih
besar yakni 65,4 persen dan laki-lakinya 57,3 persen.
"Di banyak
negara, ketidakaktifan fisik ini meningkat seiring usia dan lebih tinggi
pada wanita daripada pria. Ketidakaktifan juga meningkat di
negara-negara yang berpendapatan tinggi," kata Hallal kepada The
Telegraph seperti dilansir detikcom, Jumat (20/7/2012).
2. Indonesia
Indonesia menjadi negara termalas kedua di ASEAN dengan angka 29,8
persen orang dewasa dari total populasi yang malas bergerak. Namun
kebalikan dengan Malaysia, di Nusantara ini, justru yang malas
bergerak adalah pria dengan 31,5 persen dan wanita, 28,1 persen.
"Sepertiga
orang dewasa di seluruh dunia dan 4 dari 5 remaja semakin tidak aktif
bergerak," demikian salah satu kesimpulan penelitian itu.
Rinciannya,
31,1 persen warga dunia dari 122 negara yang disurvei malas bergerak
dari 17 persen di Asia hingga persentase tertinggi, 43 persen di Amerika
dan Mediterania.
3. Filipina
Filipina menjadi negara ketiga di ASEAN yang malas bergerak dengan
23,67 dari total populasi. Dari jumlah itu, berdasarkan jenis kelamin,
lebih tinggi tingkat kemalasan wanita sebesar 26,2 dan pria lebih rendah
dengan 21,2 persen.
Survei ini mengukur aktivitas fisik warga
selain olahraga di waktu senggang, juga karena pekerjaan baik di kantor
atau di rumah, dan yang berhubungan dengan transportasi.
"Beberapa
faktor perilaku dan lingkungan, serta megatren perkembangan sosial
berimbas pada tingkat aktivitas fisik. Urbanisasi yang cepat, mekanisasi
dan meningkatkan kendaraan bermotor berimbas pada perubahan pola
aktivitas fisik," ujar laporan itu.
4. Thailand
Thailand menjadi negara keempat termalas di ASEAN dengan 19,2 persen
warga negaranya malas bergerak, yang jika dibagi berdasar jenis kelamin
17,1 persen pria dan 21,4 persen wanita dari perkiraan total populasi.
"Sekitar
3 dari 10 orang berusia 15 tahun atau lebih sekitar 1,5 miliar orang
tidak memenuhi aktivitas fisik yang direkomendasikan. Situasi pada
remaja bahkan lebih mengkhawatirkan, dengan perkiraan seluruh dunia
bahwa 4 dari 5 remaja berusia 13-15 tahun tidak memenuhi aktivitas fisik
yang direkomendasikan. Ini akan meningkatkan risiko penyakit jantung
koroner, diabetes, beberapa jenis kanker, beberapa penyakit lain, dan
kematian dini," jelas hasil penelitian ini.
5. Laos
Laos menjadi negara kelima termalas di ASEAN dengan persentase 18,8
persen warganya yang malas bergerak. Dari jumlah itu, persentase warga
yang malas bergerak dari jenis kelamin laki-laki sebesar 16,7 persen dan
wanita sebesar 21 persen.
Penelitian ini juga meneliti tentang
penggunaan transportasi sebagai alat untuk bergerak secara fisik.
"Transportasi yang digunakan secara aktif seperti bersepeda atau
berjalan kaki memiliki efek yang baik bagi semua penyakit yang mematikan
atau menular. Pada anak-anak, hubungan antara berjalan kaki ke sekolah
dan mengurangi indeks massa tubuh dan faktor risiko penyakit
kardiovaskular telah terbukti," jelas penelitian itu.
Di beberapa tempat, keamanan pejalan kaki dan pesepeda menjadi masalah yang serius, walaupun bersepeda tidak lepas dari risiko.
6. Vietnam
Vietnam menjadi negara keenam termalas di ASEAN dengan persentase
15,3 persen dari perkiraan populasi yang malas bergerak. Berdasar jenis
kelamin, tidak ada perbedaan signifikan antara pria dan wanita yang
malas bergerak, yakni 14,6 persen dan 15,9 persen
"Untuk dewasa,
rata-rata aktivitas fisik sedang hingga kuat sekitar 35,5 menit per hari
untuk pria dan 32 menit per hari untuk wanita. Angka ini rata-rata sama
di negara yang berbeda. Pada remaja, aktivitas fisik tertinggi terdapat
di Norwegia, Swiss, Estonia dan Australia, di atas rata-rata, 65 menit
per hari," tulis jurnal itu.
7. Myanmar
Myanmar menjadi negara ketujuh di ASEAN yang termalas, ada 12,7
persen yang malas bergerak. Dilihat dari jenis kelamin, ada 10,4 persen
pria dan 14,9 persen wanita yang malas bergerak.
8. Kamboja
Kamboja menjadi negara termalas terbuncit di ASEAN, karena hanya
memiliki 11,2 persen warga yang malas bergerak. Rasio pria dan wanita
yang malas bergerak juga tidak berbeda jauh, yakni 11,4 persen dan 11,1
persen.
Survei ini juga mengukur waktu duduk warga dunia yang
disurvei. Ditemukan rata-rata orang dewasa duduk sekitar 4 jam atau
lebih sekitar 41,5 persen dari seluruh sampel populasi di dunia.
Penelitian ini juga menemukan, lebih dari separuh remaja pria dan remaja
wanita menghabiskan rata-rata 2 jam atau lebih untuk duduk menonton TV.