Ukuran Sukses bukanlah sewaktu kita berada di posisi puncak...sukses itu justru diukur dari seberapa jauh kita dapat melambung setelah kita menyentuh dasar
Tampilkan postingan dengan label Video. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Video. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 09 Maret 2013
Sabtu, 27 Oktober 2012
Rabu, 03 Oktober 2012
Rabu, 05 September 2012
Selasa, 04 September 2012
Kamis, 12 Juli 2012
Rabu, 11 Juli 2012
TARI CACI KHAS NTT
Tarian
adat NTT yang khas adalah Tari Caci. Sangat heroik dan menegangkan
merupakan taradisi Manggarai. Tari Caci atau tari perang Ini juga
sampai sekarang masih dipertahankan oleh para kaum muda Manggarai, ini
terlihat dari Mahasiswa Manggarai, Flores, Nusa Teng- gara Timur (NTT)
menampilkan Tarian Caci di Lapagam SADAR beberapa bulan lalu. Dikatakan
heroik karena tarian tradisional ini hampir selalu merupakan pertarungan
berdarah.
Di
daerah asal, Manggarai (sebuah kabupaten di bagian barat Pulau Flores,
NTT), caci merupakan pertarungan antara dua orang pria, satu lawan
satu, secara bergantian. Dalam caci ada
pihak yang memukul (paki) lawannya dengan menggunakan larik (pecut)
atau tali terbuat dari kulit kerbau yang sudah kering dan lawan yang
dipukul menangkis (ta'ang) dengan menggunakan Nggiling (perisai, juga
terbuat dari kulit kerbau) dan tereng/agang atau busur yang terbuat
dari bambu. Memukul dilakukan secara bergantian.

Dalam
pertarungan caci kemarin, beberapa peserta tampak terluka hingga
berdarah di bagian lengan dan punggung. Namun, luka karena Caci bagi
orang Manggarai merupakan kebanggaan seumur hidup dan sebuah fenomena tanpa rasa dendam. (floresiensis.blogspot.com/rmb)

Di
sana tarian caci yang secara bebas diartikan menguji (ketangkasan) satu
lawan satu, biasanya hanya dipentaskan dalam acara khusus, seperti
upacara penti atau hang woja (syukuran hasil panen), penyambutan tamu
kehormatan atau upacara-upacara adat lainnya, seperti paca wina
(belis). Juga untuk memeriahkan pentahbisan imam dan sebagainya.
Biasanya, pertarungan caci dilakukan antar desa/kampung. Bagi orang
Manggarai, pementasan caci merupakan pesta besar dimana desa
penyelenggara memotong kerbau beberapa ekor untuk makanan para peserta
atau siapa pun yang me- nyaksikan caci, secara gratis.
Caci
mengandung makna kepahlawanan dan keperkasaan. Namun dalam caci,
keperkasaan tidak harus dilakoni lewat kekerasan namun juga lewat
kelembutan yang ditunjukkan dalam gerakan-gerakan yang bernuansa seni.
Tarian Caci diiringi bunyi gendang dan gong serta nyanyian para
pendukungnya.
Pihak
yang memukul tidak harus mendapat giliran menangkis. Posisinya bisa
diganti orang lain. Pihak lawan biasanya tak memprotes. Di sini
terlihat aspek lain yakni kerelaan untuk berkorban. Semuanya dihayati
dalam suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan.
Bagian
badan yang boleh dipukuli meliputi bagian pusar ke atas hingga wajah.
Seorang penari caci dinyatakan kalah bila pukulan larik mengenai bagian
wajah hingga luka atau berdarah. Jika ini terjadi maka penari bersangkutan
harus diberhentikan.
Label:
budaya,
domestik,
foto,
hiburan,
informasi,
mancanegara,
Pariwisata,
Umum,
Video
Rabu, 04 Juli 2012
Aremania : Look Us You'll Burned
Aremania menutup laga pamungkas dengan 34ribu suporter. Paling
banyak diantara laga home Arema musim ini. Meski secara hasil
dikecewakan dengan skor 0-0. Namun, aksi Aremania tidak akan pernah
mati.
Kali ini temanya adalah Look Us, You'ill Burned
Selasa, 19 Juni 2012
Vidio Lipsing Akting Rhoma Irama Marah
Dengan sengaja blog sederhana ini mahu ikut-ikutan alay dengan melakukan ketak-ketik terkait vidio lipsing akting Rhoma Irama Marah kepada Ani oh Ani! Ceritanya: Sebuah vidio lipsing lagi-lagi jadi bahan obrolan, kali ini modusnya tanpa seragam dinas dan bukan pula sebuah nyanyian, melainkan lipsing akting. Konon pelaku akting itu bernama Yoga Sugara Pamungkas, nah setelah tayang sekilas di TV swasta vidio lipsing akting Rhoma Irama itu pun seolah semakin layak untuk diperbincangkan secara lebih tajam, setajam pinset!!!!!
Seperti yang pembaca ketahui bahwa siklus perkembangan untuk seorang
yang mendadak menjadi bintang beken ditanah air Indonesia adalah:
Kalo pelaku vidio akting ini kan fasenya sudah pada
poin 3, tinggal nunggu diundang jadi bintang tamu entah itu si kotak
masuk (kotak masuk dibaca: Inbox) atau di dahsyat atau diacara talkshow
gitu-gitu. Setelah itu akankah ia menjadi sosok new star sosis baru
yang akan menghiasasi layar tipi anda? entah-lah, dan setelah pada
puncak sosisnya ia diundang main sinetron abis itu antara ada dan tiada.
Terkait dengan vidio lipsing akting Rhoma Irama Marah itu, bila ada yang belum melihat berikut vidionya:
Setidaknya ini modusnya udah lain ya, kan biasanya lipsing lagu, nah
ini kan lipsing akting. Kalo lipsing lagu kan ujung-ujungnya bisa jadi
penyanyi, nah kalo lipsing akting setidaknya bisa jadi aktor tuh. Siapa yang mau coba bermain lipsing lagi? mungkin berikut ini bisa menjadi pilihan anda:
- Lipsing pidato presiden, bilang aja ngefans sama pak presiden gitu, siapa tau abis iklan sosis lalu ditawarin jadi Capres 2014.
- Lipsing Presenter TV, entah itu gosip, berita atau talk show, kalo misal acara gosip entar alasannya bilang aja ngefand banget sama si pinset, kalo talk show ngaku aja ngefans sama Tukul atau apa-lah gitu.
- Lipsing Komedian, ngaku aja kalo ngefans sama Sule atau siapa-lah gitu.
- Dan lipsing-lipsing lainnya, silakan sesuaikan dengan kelebihan dan kekurangan anda.
Sekian dan terimakasih….
Senin, 28 Mei 2012
Minggu, 13 Mei 2012
Gol Bunuh Diri Terbaik Sepanjang Masa
Masih ingat dengan penyelamatan fantastis Rene Higuita? Kala itu,
kiper eksentrik Kolombia mengusir bola dari gawangnya dengan tendangan
scorpio. Ia menekuk badan, lalu menghalau bola dengan kakinya yang
melompat dari belakang. Semua orang di lini pertahanan pasti
menginginkan suatu saat nanti bisa menghalau bola dengan brilian seperti
Higuita.

Namun, kali ini hal yang sebaliknya, terjadi oleh Festus Baise,
defender AA Citizen, klub di liga Hongkong. Dalam laga melawan Sun Hei
FC, ia justru “menggunakan” tendangan scorpio untuk membobol gawang
sendiri.
Niat Baise mulia. Ia hendak membuang bola sejauh mungkin. Namun, bola
yang disapu dengan indah, dengan cantik pula menghunjam ke gawang
sendiri.
Baise tergeletak, seakan langit runtuh kepadanya. Beruntung,
setidaknya ada salah satu rekan yang memberi dukungan kepadanya,
sekaligus menyaksikan senyum meringis ala pemain Nigeria ini. Laga ini sendiri terjadi pada 16 Desember 2011 lalu.
Yang lebih “menyakitkan” bagi Baise, gol ini sudah ditonton oleh hampir 4 juta pengguna youtube
.
Ya, seandainya gol ini bukan gol bunuh diri, kita akan menyebutnya sebagai salah satu gol terbaik sepanjang masa.
Kamis, 03 Mei 2012
Koboy Palmerah
Senin 30 April 2012, di Palmerah Selatan dekat halte Kompas. Seorang
aparat menodongkan pistol ke wajah pengendara motor karena mobilnya
terserempet. Aparat sensi ini sempat mengeluarkan tembakan ke atas
sebelum kemudian mengarahkan senjatanya ke wajah pengendara motor. Mana
bisa begitu, brur?!
Rabu, 02 Mei 2012
Selasa, 01 Mei 2012
Rabu, 07 Maret 2012
Film Hari Ini Pasti Menang, Indonesia Lolos Piala Dunia 2014
Timnas Indonesia berhasil lolos melaju ke perempat final Piala
Dunia 2014? Sesuatu kabar yang sangat diinginkan seluruh rakyat
Indonesia. Sayangnya itu hanya cerita yang ada di film berjudul "Hari Ini Pasti Menang".
Memang tak ada yang mustahil di dunia ini, semoga saja film ini bisa membakar semangat dan optimisme seluruh insan sepak bola Indonesia.
Film baru garapan Andibachtiar Yusuf atau yang biasa dikenal dengan nama Ucup ini menceritakan tentang berhasilnya Indonesia menembus Piala Dunia 2014 Brasil sekaligus mencatatkan seorang pemain timnas Indonesia bernama Gabriel Omar Baskoro yang menjadi top skor di ajang perhelatan akbar sepak bola dunia tersebut.
Tak diragukan lagi sineas Indonesia satu ini dalam menggarap film layar lebar yang bertemakan olah raga khususnya sepak bola.
The Jak, The Conductor, dan Romeo Juliet (Romjul) merupakan karya sebelumnya dari sutradara muda, Andibachtiar Yusuf.
"Hari Ini Pasti Menang" tak hanya bertujuan yang bersifat komersil, diharapkan film ini bisa memberikan pesan moral kemajuan sepak bola Indonesia yang saat ini kondisinya sedangkan mengalami masa 'kritis' karena carut marut akibat perselisihan egoisme pribadi atau kelompok dari elit persepakbolaan Indonesia.
Nama-nama seperti Ray Sahetapy, Tika Putri, Desta, Ibnu Jamil dan Mathias MuchusZendhy Zain.
Saksikan trailernya di video berikut ini:
Memang tak ada yang mustahil di dunia ini, semoga saja film ini bisa membakar semangat dan optimisme seluruh insan sepak bola Indonesia.
Film baru garapan Andibachtiar Yusuf atau yang biasa dikenal dengan nama Ucup ini menceritakan tentang berhasilnya Indonesia menembus Piala Dunia 2014 Brasil sekaligus mencatatkan seorang pemain timnas Indonesia bernama Gabriel Omar Baskoro yang menjadi top skor di ajang perhelatan akbar sepak bola dunia tersebut.
Tak diragukan lagi sineas Indonesia satu ini dalam menggarap film layar lebar yang bertemakan olah raga khususnya sepak bola.
The Jak, The Conductor, dan Romeo Juliet (Romjul) merupakan karya sebelumnya dari sutradara muda, Andibachtiar Yusuf.
"Hari Ini Pasti Menang" tak hanya bertujuan yang bersifat komersil, diharapkan film ini bisa memberikan pesan moral kemajuan sepak bola Indonesia yang saat ini kondisinya sedangkan mengalami masa 'kritis' karena carut marut akibat perselisihan egoisme pribadi atau kelompok dari elit persepakbolaan Indonesia.
Nama-nama seperti Ray Sahetapy, Tika Putri, Desta, Ibnu Jamil dan Mathias MuchusZendhy Zain.
Saksikan trailernya di video berikut ini:
Kamis, 16 Februari 2012
Senin, 13 Februari 2012
Sabtu, 11 Februari 2012
Aksi Akrobatik Polantas Subang
Belum lama ini muncul video anggota Polantas Polres Subang Jawa Barat, Bripka Karno Suroyo (55), berakrobat ria mengendarai sepeda motor patrolinya di tengah jalan ramai.
Video akrobat Bripka Karno mengendarai motor selama belasan kilometer di ruas Jl Raya Ciater sampai Jl Raya Cijambe ini, diunggah seorang warga ke Youtube pada 4 Oktober 2011, dengan judul 'Aksi Akrobatik Polantas Subang'.
Dalam video berdurasi 5 menit 29 detik itu, Karno memamerkan keahlian mengatur lalulintas di atas motor patrolinya. Dengan mengerakkan kedua tangannya mengatur lalu lintas, kedua kakinya masih bertumpu di atas pijakan motor yang melaju.
Dengan motor yang berjalan kencang, Karno mampu lepas tangan di tas motor kendati jakan menikung dan menanjak, mampu merebahkan badannya di atas jok dengan beberapa gaya kaki yang ditunjukkannya. Bahkan, ia mampu menyalip mobil dengan lepas tangan dari stir kemudi.
Kepada sejumlah media yang telah mewancarainya, Karno yang akrab dipanggil Uwak itu mengatakan aksi menantang maut ini bukan kali pertama dilakukan dan bukan untuk mencari sensasi. Sebab, aksi ini telah dilakoninya sejak lima tahun terakhir. Menurutnya, tujuannya semata-mata untuk menghibur.
Bahkan, atraksi akrobat mengendarai motor patrolinya itu bisa dilakukan dengan kecepatan sekitar 80 km/jam dengan trek lintasna jalan lurus seperti jalur pantura dan jalan kecil dan berkelok seperti selatan Subang yang ramai lalu lalang kendaraan.
Minggu, 05 Februari 2012
Film Indonesia "The Raid" menghentak dunia
Apa lagi yang paling dikenal dunia dari Indonesia? Kopi luwaknya yang terkenal paling mahal sedunia atau pulau Bali yang kesohor ke mana-mana karena demikian eksotisnya, belum lagi Komodo sang naga prasejarah.
Dan kini ada satu lagi yang mengguncang dunia, yaitu film eksyen The Raid (judul dalam Bahasa Indonesia "Serbuan Maut"), yang memukau banyak kalangan, termasuk pada Festival Film Sundance di Amerika Serikat.
Louis Virtel menulis dalam movieline.com bahwa The Raid akan mengguncang jagat perfilman dunia. "Saatnya Indonesia unjuk gigi," katanya seperti dikutip movieline.com.
The Raid adalah film aksi yang mampu membuat dunia membuka matanya untuk Indonesia . Selain di Sundance, film garapan Gareth Evans ini diputar pada Festival Film Internasional Toronto.
Para kritikus dan penonton film ini memuji The Raid sebagai salah satu film aksi terbaik dalam beberapa tahun terakhir.
Virtel sampai mengomentari triler film ini yang disebutnya paling keras, paling kasar, paling berdarah dan paling bertempo cepat yang pernah dia saksikan.
"Begitu cepat, begitu menghentak bagaikan neraka," kata Virtel tentang film yang juga dibintangi aktor senior Ray Sahetapy itu.
Film ini digadang-gadangkan akan menjadi 'hits' pada 2012, bukan hanya karena skoring musik luar biasa yang dibuat Mike Shinoda dari grup musik cadas Linkin Park dan Joe Trapanese.
Aksi dalam film ini memang sungguh sangat luar biasa dan nyata, tidak seperti kebanyakan film aksi lainnya yang dirasa 'kurang mengigit', demikian ulasan Jen Yamato dalam celebrities.com.
Movieline.com dan Celebrities.com menyebut film berlatar pasukan khusus Polri yang memburu mafia terjahat di Jakarta ini menampilkan banyak aksi berdarah, ledakan bahan kimia dan silat, seperti film Evan sebelumnya "Merantau" yang dirilis pada 2009.
Iko Uwais, sang pemain utama film ini, disebut Celebrities.com berperan dengan sangat baik. Mampu memberikan nuansa interaksi antar manusia yang humanis, diantara carut marutnya kehidupan kriminalitas dan korupsi di Jakarta.
Saking mengejutkan dan luar biasanya film ini, distributor film kelas dunia Sony Pictures Worldwide mau memegang hak distribusinya untuk Amerika Serikat.
Hak pendistribusian disusul oleh negara-negara lain seperti Kanada, Inggris, Australia, Perancis, Jepang, Jerman, Cina dan Turki.
Dan kini ada satu lagi yang mengguncang dunia, yaitu film eksyen The Raid (judul dalam Bahasa Indonesia "Serbuan Maut"), yang memukau banyak kalangan, termasuk pada Festival Film Sundance di Amerika Serikat.
Louis Virtel menulis dalam movieline.com bahwa The Raid akan mengguncang jagat perfilman dunia. "Saatnya Indonesia unjuk gigi," katanya seperti dikutip movieline.com.
The Raid adalah film aksi yang mampu membuat dunia membuka matanya untuk Indonesia . Selain di Sundance, film garapan Gareth Evans ini diputar pada Festival Film Internasional Toronto.
Para kritikus dan penonton film ini memuji The Raid sebagai salah satu film aksi terbaik dalam beberapa tahun terakhir.
Virtel sampai mengomentari triler film ini yang disebutnya paling keras, paling kasar, paling berdarah dan paling bertempo cepat yang pernah dia saksikan.
"Begitu cepat, begitu menghentak bagaikan neraka," kata Virtel tentang film yang juga dibintangi aktor senior Ray Sahetapy itu.
Film ini digadang-gadangkan akan menjadi 'hits' pada 2012, bukan hanya karena skoring musik luar biasa yang dibuat Mike Shinoda dari grup musik cadas Linkin Park dan Joe Trapanese.
Aksi dalam film ini memang sungguh sangat luar biasa dan nyata, tidak seperti kebanyakan film aksi lainnya yang dirasa 'kurang mengigit', demikian ulasan Jen Yamato dalam celebrities.com.
Movieline.com dan Celebrities.com menyebut film berlatar pasukan khusus Polri yang memburu mafia terjahat di Jakarta ini menampilkan banyak aksi berdarah, ledakan bahan kimia dan silat, seperti film Evan sebelumnya "Merantau" yang dirilis pada 2009.
Iko Uwais, sang pemain utama film ini, disebut Celebrities.com berperan dengan sangat baik. Mampu memberikan nuansa interaksi antar manusia yang humanis, diantara carut marutnya kehidupan kriminalitas dan korupsi di Jakarta.
Saking mengejutkan dan luar biasanya film ini, distributor film kelas dunia Sony Pictures Worldwide mau memegang hak distribusinya untuk Amerika Serikat.
Hak pendistribusian disusul oleh negara-negara lain seperti Kanada, Inggris, Australia, Perancis, Jepang, Jerman, Cina dan Turki.
sumber : antaranews
Langganan:
Postingan (Atom)













