TEMPO.CO, Gaza
- Konflik antara Israel dan Palestina semakin memanas di Jalur Gaza.
Pada Rabu, 9 Juli 2014, pemerintah Pakistan menyatakan serangan udara
yang dilakukan Israel sebagai aksi balasan terhadap serangan roket Hamas
telah menewaskan puluhan orang.
Mengutip laporan Reuters, ledakan yang bergema sepanjang siang dan malam
itu telah menewaskan 23 orang, 17 di antaranya warga sipil, termasuk 5
anak-anak. Sedangkan dari pihak Israel sedikitnya dua orang terluka.
(Baca: Abbas Minta Israel Hentikan Serangan Udara)
Hamas mengaku telah meluncurkan roket ke sejumlah kota, termasuk Tel
Aviv, Yerusalem, Haifa, dan Hadera. Serangan roket ini kemudian dibalas
dengan serangan udara oleh Israel. Negara dengan mayoritas warga Yahudi
ini mengancam akan terus menyerang Gaza jika serangan roket Hamas tak
berhenti. (Baca: Abbas Temui Keluarga Remaja Palestina yang Dibakar)
Serangan yang tercatat sebagai serangan paling parah di Gaza sejak
November 2012 lalu ini dimulai dari tewasnya seorang remaja Palestina di
sebuah hutan di Yerusalem. Kematian remaja berusia 16 tahun ini diduga
disebabkan oleh aksi balas dendam setelah tiga remaja Israel, yakni
Natfali Frenkel, Gilad Shaar, dan Eyal Yifrach, ditemukan tewas di
Halhul di utara Hebron, Palestina. Berikut adalah foto-foto saudara kita yang ada di Gaza yang ane temukan di sosial media sosial.
Ukuran Sukses bukanlah sewaktu kita berada di posisi puncak...sukses itu justru diukur dari seberapa jauh kita dapat melambung setelah kita menyentuh dasar
Tampilkan postingan dengan label Militer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Militer. Tampilkan semua postingan
Jumat, 11 Juli 2014
Sabtu, 20 Juli 2013
Akhir perjalanan karier Briptu Rani di kepolisian
Briptu Rani Indah Yuni Nugraeni sudah menjalani masa hukuman 21 hari karena desersi setelah menjalani sidang etik. Dalam putusannya, Briptu Rani diberi sanksi Pemecatan Tidak Dengan Hormat (PTDH) ke Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Unggung Cahyono.
Putusan itu dijatuhkan karena polwan kelahiran Bogor tahun 1988 tahun itu sudah lima kali menerima Surat Keputusan Hukuman Disiplin (SKHD). Atas keputusan itu, Briptu Rani sempat mengajukan banding ke Mabes Polri dan tetap berharap dapat berdinas setelah enam tahun berkarier di kepolisian.
Keinginan itu pun diungkapkan Ibunda Rani, Raya Situmeang. Dia menyatakan anaknya ingin tetap bekerja sebagai polwan.
"Semoga tugasnya terus berlanjut, Rani kan ingin sekali menjadi Polwan, dan harapannya saat ini masih ingin terus mengabdi," kata Raya, Kamis (18/7) lalu.
Menurut sumber di internal Polda Jawa Timur, Briptu Rani memang masih menginginkan terus berkarir sebagai polisi. "Dia mengaku masih ingin menjadi polisi. Tadi dia juga mengaku senang masih diizinkan bertugas di Polda Jatim. Bahkan dia berharap bisa terus bertugas," kata sumber tersebut, Rabu (17/7).
Selama masa pengajuan banding, Briptu Rani tetap ditempatkan di Bid Propam Polda Jatim. Akan tetapi, harapannya untuk terus mengabdi sirna, Mabes Polri menguatkan putusan sidang etik di Polda Jatim.
Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) tetap memastikan memecat polwan cantik ini dari jabatannya. Menurut Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol Agus Riyanto , keputusan itu sudah dikeluarkan dalam sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) pada 28 Juni lalu.
"Menolak permohonan yang bersangkutan. Kemudian yang kedua, menguatkan putusan sidang kode etik profesi sebelumnya yang sudah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu," kata Kombes Agus di Mabes Polri, Jumat (19/7).
Dengan keluarnya keputusan itu, maka penugasannya sementara hanya tinggal menunggu hari sampai ia menerima surat pemecatan dengan tidak hormat ini. Keputusan itu pun sudah final.
"Keputusan sudah final, ini tinggal menunggu surat keputusan dari pimpinan Polda setempat. Apabila memang tuntutan yang bersangkutan tidak terbukti tentunya tidak bisa kita penuhi apa yang dia inginkan kan," jelasnya.
Briptu Rani memilih lari dari tugasnya di Polres Mojokerto selama lima bulan. Rani mengaku tak kuat mengalami pelecehan oleh Kapolres Mojokerto, AKBP Eko Puji Nugroho yang mengukurkan baju seragam pada tubuhnya.
Briptu Rani direkomendasikan dipecat sementara AKBP Eko Puji Nugroho dimutasi ke jabatan yang lebih rendah.
Sabtu, 09 Maret 2013
Kamis, 12 Juli 2012
6 Prajurit Kopassus Penembak Terbaik di China
Kopassus TNI dengan Special Force China menggelar lomba menembak reaksi
cepat perorangan. Dari hasil perlombaan tersebut, keluar 6 (enam) orang
sebagai penembak pistol terbaik dari Kopassus TNI AD. 6 orang sebagai penembak pistol terbaik dari Kopassus TNI AD yaitu :
Serka Muhammad Nun, Serka Safril, Sertu Lantik Ikhsan, Serda Balubun,
Praka Mulyadi dan Prada Rohman Sidik.
Kemenangan 6 orang prajurit Kopassus dalam latihan
menembak pistol ini, menunjukkan bahwa prajurit TNI senantiasa
menunjukkan profesionalitas dan kemampuan yang prima sehingga membawa
nama harum Indonesia di mata internasional. Latihan Bersama yang bersandikan Sharp Knife ini merupakan jalinan
kerjasama kedua Angkatan Bersenjata untuk lebih saling mengenal dan
mempererat hubungan antar kedua pasukan khusus, utamanya dalam
penanggulangan teror. Selain itu, juga untuk membangun kesamaan persepsi dan langkah bersama
dalam penanganan ancaman terorisme, kejahatan lintas negara,
penyelundupan senjata, pelintas batas ilegal yang merugikan negara.
Kamis, 14 Juni 2012
Prinsip Kerja Pistol

Bagian-bagian pada pistol
1. Barrel
2. Recoil spring
3. Bullet (peluru) di dalam kamar peluru
4. Slide
5. Breech block
6. Pelatuk (hammer)
7. Magazine Spring
8. Tempat peluru (magazine)
9. Pemicu (trigger)
Senjata api atau pistol yang sering di tenteng oleh polisi untuk menghadapi penjahat tentu sering kita lihat. Nah untuk mengetahui bagaimana cara kerja pistol pak polisi bisa menggedor penjahat berikut ulasannya.
Secara umum pistol bekerja secara mekanik untuk mendorong peluru. Ledakan peluru inilah yang mendorongnya untuk melesat keluar dari larasnya.
Setelah magazine telah di isi peluru dan di pasang ke pistol, slide ditarik (dikokang). Saat slide ditarik recoil spring akan ikut tertarik dengan mekanisme mekanik peluru akan di dorong ke kamar peluru. Peluru yang ada di dalam magazine didorong keatas oleh spring magazine sehingga peluru tersusun rapi dalam magazine.
Untuk menembak, pengguna pistol tinggal menekan pemicu (trigger)
dan firing pin akan menekan pangkal peluru ssehingga peluru meledak.
Daya ledakan inilah yang melesatkan peluru keluar lewat laras pistol.
Kamis, 31 Mei 2012
4 Kasus Heboh Anggota TNI Selama Dua Bulan Terakhir
Dalam dua bulan terakhir, TNI menjadi sorotan. Bukan karena urusan
militer atau perang, namun akibat kelakuan beberapa oknum yang terlibat
masalah. Apa saja?
Sedikitnya ada empat kasus yang melibatkan anggota TNI. Kasusnya bervariasi, mulai dari sikap arogan anggota TNI di jalanan hingga kasus narkoba.
Direktur Operasional Imparsial, Bhatara Ibnu Reza, juga mempunyai data serupa. Menurut dia, telah terjadi peningkatan kasus anggota TNI dalam dua bulan terakhir.
"Untuk 2 bulan belakang ini kasus penyelewangan oknum TNI semakin marak terjadi," tuturnya .
Berikut keempat kasus tersebut:
1. Koboi Palmerah
Sedikitnya ada empat kasus yang melibatkan anggota TNI. Kasusnya bervariasi, mulai dari sikap arogan anggota TNI di jalanan hingga kasus narkoba.
Direktur Operasional Imparsial, Bhatara Ibnu Reza, juga mempunyai data serupa. Menurut dia, telah terjadi peningkatan kasus anggota TNI dalam dua bulan terakhir.
"Untuk 2 bulan belakang ini kasus penyelewangan oknum TNI semakin marak terjadi," tuturnya .
Berikut keempat kasus tersebut:
1. Koboi Palmerah
Pada awal Mei 2012 lalu, seorang anggota TNI berpangkat kapten tertangkap kamera saat memaki-maki pemotor. Dia juga terlihat melayangkan pukulan dan mengacungkan pistol. Rekaman video itu kemudian diunggah di Youtube dengan judul 'Koboy Palmerah' karena lokasi kejadiannya berada di Palmerah, Jakarta Barat.
Belakangan diketahui anggota TNI yang di video tersebut bernama Kapten Arluthfi. Sementara si pemotor berinisial S. Menurut pihak TNI, keduanya sudah berdamai. Sedangkan Kapten Arluthfi, menurut panglima TNI, sudah diberi sanksi.
2. Anggota Bais Terlibat Narkoba
Anggota Primer Koperasi Kalta milik Bais TNI Serma A terlibat kasus penyelundupan 1,5 juta ekstasi asal China. Dia ditangkap petugas dari Badan Narkotika Nasional (BNN) di Pelabuhan Tanjung Priok. Oknum TNI tersebut terancam dipecat. Penangkapan digelar pada hari Senin 28 Mei. Saat itu, BNN menangkap 8 Orang, termasuk sang oknum TNI.
3. Aksi Marinir di 'Pondok Maksiat'
Pada Selasa (29/5), Satpol PP dan warga tengah menertibkan bangunan liar yang diduga bangunan tempat mesum atau 'pondok maksiat' di Padang, Sumatera Barat. Penertiban 'pondok maksiat' di Padang, Sumbar, pada Selasa (29/5), ricuh karena ada anggota Marinir yang memiliki warung di lokasi.
Tidak terima dengan penertiban itu, sang marinir dan kawan-kawannya lalu melabrak wartawan dan merampas memory card, kamera, dan lain-lain. Kini, 11 anggota Marinir yang terlibat sudah ditahan.
4. Geng Pita Kuning
Pada awal April lalu, terjadi serangkaian pengeroyokan terhadap warga sipil di kawasan Jakarta Utara dan Jakarta Pusat. Pelakunya, diduga puluhan oknum TNI yang berusaha membalas dendam atas kematian Kelasi Arifin Siri yang tewas dikeroyok geng motor di Jalan Benyamin Sueb, Jakarta Pusat.
Geng yang beraksi membabi buta itu mengenakan pita kuning di lengan. Hasil penyelidikan sementara, ada 4 oknum anggota TNI AD yang ditangkap. Sementara untuk pelaku lainnya belum ada perkembangan.
Rabu, 23 Mei 2012
Ditemukan orang Indonesia yang menjadi tentara NAZI
Percayakah anda jika foto diatas adalah orang indonesia? Ya, Orang
Indonesia yang menjadi Prajurit Waffen-SS, Kesatuan kelas elit dalam
tentara NAZI
Foto ini berasal dari Mark Bando, peneliti sejarah Amerika yang khusus meneliti unit-unit pasukan Parasut Amerika. Dalam salah satu penelitiannya tentang Divisi Airborne ke-101, dia bertemu dengan Wilson Boback, salah seorang veteran yang ikut bertempur di Belanda dalam Operasi Market Garden bulan September 1944. Unit Boback berhadapan dengan bagian dari pasukan Landstorm Nederland (simpatisan Jerman di Belanda) dan Boback berhasil membunuh salah satunya. Dia kemudian menggeledah mayat si prajurit, dan menemukan sebuah foto yang jelas-jelas merupakan orang Indonesia (saat itu masih bernama Hindia-Belanda) yang sedang memakai seragam Legion Nederland (kerah wolf’s hook plus perisai dan cufftitle buatan Belanda), bersama dengan helm khas Jerman berkilauan lengkap dengan lambang LN.
Kemungkinan orang itu memang orang indonesia yang menjadi prajurit NAZI, bisa kita simpulkan karena divisi itu adalah simpatisan NAZI dari Belanda yang notaben-nya saat itu belanda sedang menjajah indonesia, dan orang itu mungkin tinggal di belanda dan menjadi tentara NAZI.
Hal ini memperlihatkan bahwa setidaknya ada satu orang Indonesia yang pernah menjadi tentara Waffen-SS, dan kemungkinan besar dia tidaklah sendiri! Ada lagikah orang Indonesia lain yang pernah jadi tentara Nazi?
Jadi bagaimana menurut anda, apakah itu membagakan atau memalukan?
Foto ini berasal dari Mark Bando, peneliti sejarah Amerika yang khusus meneliti unit-unit pasukan Parasut Amerika. Dalam salah satu penelitiannya tentang Divisi Airborne ke-101, dia bertemu dengan Wilson Boback, salah seorang veteran yang ikut bertempur di Belanda dalam Operasi Market Garden bulan September 1944. Unit Boback berhadapan dengan bagian dari pasukan Landstorm Nederland (simpatisan Jerman di Belanda) dan Boback berhasil membunuh salah satunya. Dia kemudian menggeledah mayat si prajurit, dan menemukan sebuah foto yang jelas-jelas merupakan orang Indonesia (saat itu masih bernama Hindia-Belanda) yang sedang memakai seragam Legion Nederland (kerah wolf’s hook plus perisai dan cufftitle buatan Belanda), bersama dengan helm khas Jerman berkilauan lengkap dengan lambang LN.
Kemungkinan orang itu memang orang indonesia yang menjadi prajurit NAZI, bisa kita simpulkan karena divisi itu adalah simpatisan NAZI dari Belanda yang notaben-nya saat itu belanda sedang menjajah indonesia, dan orang itu mungkin tinggal di belanda dan menjadi tentara NAZI.
Hal ini memperlihatkan bahwa setidaknya ada satu orang Indonesia yang pernah menjadi tentara Waffen-SS, dan kemungkinan besar dia tidaklah sendiri! Ada lagikah orang Indonesia lain yang pernah jadi tentara Nazi?
Jadi bagaimana menurut anda, apakah itu membagakan atau memalukan?
Selasa, 22 Mei 2012
Presiden Mali Dipukuli di Istananya
Presiden Mali, Dioncounda Traore, dipukuli dan dirawat di rumah sakit
setelah ratusan demonstran menyerbu istana negara, Senin (21/5). Massa
menuntut pengunduran dirinya.
Seorang juru bicara tentara mengatakan pegawal Traore telah membunuh tiga orang pengunjuk rasa dalam serangan itu. Dalam insiden tersebut, pengunjuk rasa berhasil masuk ke bagian dalam istana dan merobek-robek foto Traore.
Mali sedang berjuang mengatasi kondisi politik yang bergolak setelah terjadinya kudeta dan pemberontakan di wilayah utara. Mali dituntut untuk menyelesaikan krisis politik sebagai prasyarat turunnya bantuan asing untuk merebut kembali wilayah utara. Wilayah utara Mali yang terdiri dari gurun kini dikuasai pemberontak separatis dan Islam, termasuk beberapa pejuang Al Qaidah.
"Dia (Traore) dilarikan ke rumah sakit. Para demonstran memukulinya dan merobek pakaiannya," kata Juru Bicara badan tentara CNRDRE, Bakary Mariko melalui telepon, seperti dilaporkan Reuters, Selasa (22/5).
Mariko menambahkan tiga orang tewas dan beberapa orang terluka karena tembakan. Menurutnya, massa meninggalkan istana pada siang. Salah seorang saksi, Sekou Sidibe mengatakan, presiden mengalami luka pada wajah. Ia diantar ke rumah sakit oleh pengawalnya.
Seorang ajudan Traore mengatakan, ia telah meninggalkan rumah sakit dan kembali ke kediaman pribadinya. Belum jelas kapan Traore akan kembali ke kompleks istana. "Saya malu menceritakan apa yang terjadi pagi ini," kata Perdana Menteri sementara Cheick Modibo Diarra dalam wawancara di televisi pemerintah.
Ia mengajak para politisi yang berpihak pada pengunjuk rasa untuk melanjutkan pekerjaan mereka. Ia mengimbau agar tidak mendorong para pemuda untuk turun ke jalan dan melakukan tindakan yang tidak pantas.
Saat para pengunjuk rasa memasuki istana negara, tentara yang berada di istana kepresidenan hanya berdiam diri. Demonstran lain terlihat memanjat kendaraan lapis baja yang diparkir di halaman istana. Massa juga memarkir sepeda motor dan sepeda di ruangan dalam istana.
Seorang juru bicara tentara mengatakan pegawal Traore telah membunuh tiga orang pengunjuk rasa dalam serangan itu. Dalam insiden tersebut, pengunjuk rasa berhasil masuk ke bagian dalam istana dan merobek-robek foto Traore.
Mali sedang berjuang mengatasi kondisi politik yang bergolak setelah terjadinya kudeta dan pemberontakan di wilayah utara. Mali dituntut untuk menyelesaikan krisis politik sebagai prasyarat turunnya bantuan asing untuk merebut kembali wilayah utara. Wilayah utara Mali yang terdiri dari gurun kini dikuasai pemberontak separatis dan Islam, termasuk beberapa pejuang Al Qaidah.
"Dia (Traore) dilarikan ke rumah sakit. Para demonstran memukulinya dan merobek pakaiannya," kata Juru Bicara badan tentara CNRDRE, Bakary Mariko melalui telepon, seperti dilaporkan Reuters, Selasa (22/5).
Mariko menambahkan tiga orang tewas dan beberapa orang terluka karena tembakan. Menurutnya, massa meninggalkan istana pada siang. Salah seorang saksi, Sekou Sidibe mengatakan, presiden mengalami luka pada wajah. Ia diantar ke rumah sakit oleh pengawalnya.
Seorang ajudan Traore mengatakan, ia telah meninggalkan rumah sakit dan kembali ke kediaman pribadinya. Belum jelas kapan Traore akan kembali ke kompleks istana. "Saya malu menceritakan apa yang terjadi pagi ini," kata Perdana Menteri sementara Cheick Modibo Diarra dalam wawancara di televisi pemerintah.
Ia mengajak para politisi yang berpihak pada pengunjuk rasa untuk melanjutkan pekerjaan mereka. Ia mengimbau agar tidak mendorong para pemuda untuk turun ke jalan dan melakukan tindakan yang tidak pantas.
Saat para pengunjuk rasa memasuki istana negara, tentara yang berada di istana kepresidenan hanya berdiam diri. Demonstran lain terlihat memanjat kendaraan lapis baja yang diparkir di halaman istana. Massa juga memarkir sepeda motor dan sepeda di ruangan dalam istana.
Jurus Israel Agar Pesawatnya Dibeli Negara Islam
Sejumlah negara Muslim menerapkan kebijakan untuk memboikot
produk-produk dari Israel. Pesawat tanpa awak (Unmanned Aerial Vehicles)
adalah salah satu produk andalan negeri Zionis itu.
Laman strategypage.com melaporkan, saat ini, Israel gencar memasarkan pesawat tanpa awak (UAV) bernama Orbiter 2. Pesawat yang beratnya 9,5 kilogram itu digerakkan oleh baterai dan mampu terbang selama tiga jam. UAV jenis ini mampu terbang dengan ketinggian 3.200 meter dan kecepatannya mencapai 120 kilometer per jam.
Nah, agar produk pesawat tanpa awaknya bisa menembus pasar negara-negara Islam, Israel tak pernah kehabisan akal. Negeri zionis itu pun menggandeng Ajerbaizan.
Laman strategypage.com melaporkan, saat ini, Israel gencar memasarkan pesawat tanpa awak (UAV) bernama Orbiter 2. Pesawat yang beratnya 9,5 kilogram itu digerakkan oleh baterai dan mampu terbang selama tiga jam. UAV jenis ini mampu terbang dengan ketinggian 3.200 meter dan kecepatannya mencapai 120 kilometer per jam.
Nah, agar produk pesawat tanpa awaknya bisa menembus pasar negara-negara Islam, Israel tak pernah kehabisan akal. Negeri zionis itu pun menggandeng Ajerbaizan.
Ya, Israel memproduksi pesawat tanpa awak itu di Ajerbaizan, sebuah
negara berpenduduk mayoritas Muslim. Dengan cara itulah, pesawat tanpa
awak buatan Israel itu bisa menembus pasar dunia Islam.
Kamis, 03 Mei 2012
Koboy Palmerah
Senin 30 April 2012, di Palmerah Selatan dekat halte Kompas. Seorang
aparat menodongkan pistol ke wajah pengendara motor karena mobilnya
terserempet. Aparat sensi ini sempat mengeluarkan tembakan ke atas
sebelum kemudian mengarahkan senjatanya ke wajah pengendara motor. Mana
bisa begitu, brur?!
Rabu, 02 Mei 2012
Laporkan Anggota TNI yang Nakal Dapat Hadiah
Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) TNI Angkatan Darat (AD), Brigjen
Pandji Suko Hari Judo berharap kejadian Koboi Palmerah jangan sampai
terulang. Sebab, tindakan itu bisa mencoreng nama baik TNI.
Karena itu, ia mengimbau kepada seluruh masyarakat jika melihat aksi arogan anggota TNI bisa melapor. Ia akan memberikan hadiah kepada masyarakat yang melapor.
"Kalau lihat mobil dinas (TNI) melanggar, foto saja kasih ke kami nanti kami kasih hadiah," kata Pandji dalam keterangan persnya di Mabes TNI Cijantung Jakarta, Rabu (2/5).
Dalam kesempatan itu, Pandji juga berterima kasih kepada penyebar video Koboi Palmerah di YouTube. Sebab, dengan penyebaran video itu TNI bisa tahu jika ada anggotanya melanggar disiplin.
Aksi koboi jalanan itu terjadi, Senin (30/4) di Jalan Palmerah Barat, Jakarta. Aksi jalanan melibatkan pengendara Toyota Avanza warna hijau lumut dengan pelat nomor mobil TNI 1394-00. Pengendara mobil itu mengumbar tembakan saat berkelahi dengan pengendara motor Vespa LX.
Awal mula insiden itu, kendaraan sama-sama melaju dari arah Kebayoran Lama, berhenti tepat di lampu merah depan Apartemen Permata Senayan. Pengemudi Avanza turun karena dihadang pemotor. Tanpa diketahui penyebabnya, kedua pria tersebut berkelahi. Postur pengendara motor yang jauh lebih besar membuat pengemudi Avanza tersudut. Di tengah perkelahian tiba-tiba saja terdengar suara tembakan.
Dalam video berdurasi dua menit itu, tampak jelas perkelahian antara pengendara mobil dengan pengendara Vespa. Pengendara mobil dengan pelat nomor TNI membawa pistol di tangan kanannya. Pria itu bercelana warna krem dengan baju putih, sambil membawa tas. Sementara pengendara Vespa berkaos biru dan bercelana pendek.
Karena itu, ia mengimbau kepada seluruh masyarakat jika melihat aksi arogan anggota TNI bisa melapor. Ia akan memberikan hadiah kepada masyarakat yang melapor.
"Kalau lihat mobil dinas (TNI) melanggar, foto saja kasih ke kami nanti kami kasih hadiah," kata Pandji dalam keterangan persnya di Mabes TNI Cijantung Jakarta, Rabu (2/5).
Dalam kesempatan itu, Pandji juga berterima kasih kepada penyebar video Koboi Palmerah di YouTube. Sebab, dengan penyebaran video itu TNI bisa tahu jika ada anggotanya melanggar disiplin.
Aksi koboi jalanan itu terjadi, Senin (30/4) di Jalan Palmerah Barat, Jakarta. Aksi jalanan melibatkan pengendara Toyota Avanza warna hijau lumut dengan pelat nomor mobil TNI 1394-00. Pengendara mobil itu mengumbar tembakan saat berkelahi dengan pengendara motor Vespa LX.
Awal mula insiden itu, kendaraan sama-sama melaju dari arah Kebayoran Lama, berhenti tepat di lampu merah depan Apartemen Permata Senayan. Pengemudi Avanza turun karena dihadang pemotor. Tanpa diketahui penyebabnya, kedua pria tersebut berkelahi. Postur pengendara motor yang jauh lebih besar membuat pengemudi Avanza tersudut. Di tengah perkelahian tiba-tiba saja terdengar suara tembakan.
Dalam video berdurasi dua menit itu, tampak jelas perkelahian antara pengendara mobil dengan pengendara Vespa. Pengendara mobil dengan pelat nomor TNI membawa pistol di tangan kanannya. Pria itu bercelana warna krem dengan baju putih, sambil membawa tas. Sementara pengendara Vespa berkaos biru dan bercelana pendek.
Selasa, 01 Mei 2012
Malaysia di Guncang Demo besar - besaran, Tuntut Demokratisasi di Malaysia
Kuala Lumpur,
Puluhan ribu demostran dari oposisi pemerintah Malaysia
hari ini akan menggelar aksi di pusat Ibukota, Kuala Lumpur. Gerakan
yang dinamakan BERSIH 3.0 ini merupakan kelanjutan dari aksi serupa
tahun lalu yang juga dinamakan BERSIH 2.0.
Gerakan tersebut menuntut pelaksanaan pemilu Malaysia yang akan digelar tahun depan berlangsung demokratis, bersih dan jujur. Mereka menuding praktik korupsi dan kecurangan yang dilakukan elit-elit partai UMNO di pemerintahan Malaysia.
Sebagaimana dikutip detikcom dari laman Malaysiakini.com, sekitar 10 ribu demonstran sudah berkumpul di Dataran Merdeka sejak Jumat (27/4) malam. Puncak demonstrasi akan berlangsung pukul 14.00 waktu setempat, Sabtu (28/4/2012).
Jalan-jalan utama di Kuala Lumpur seperti Jalan Ampang, KLCC, bukit Bintang, KL Sentral, Kuching, dan sekitar PWTC telah ditutup oleh kepolisian setempat. Ratusan polisi anti huru-hara dan kendaraan water canon disiagakan di titik-titik tertentu.
Gerakan BERSIH pertama kali digelar kelompok oposisi Malaysia pada tahun 2007. Sekitar 245 aktivis ditangkap polisi ketika itu. Gerakan serupa digelar Juli tahun lalu. Jumlah aktifis yang ditangkap pun bertambah menjadi 1.700 orang. Ratusan orang luka-luka. Bahkan tokoh oposisi Anwar Ibrahim ikut terluka. Gerakan ini dimobilisasi sejumlah kelompok oposisi seperti Partai Keadilan Rakyat (PKR).
Tidak Ada Imbauan
Minister Counsellor Pensosbud KBRI Malaysia, Suryana Sastradiredja, mengatakan perwakilan RI di Kuala Lumpur tidak memberikan imbauan khusus bagi warga negara Indonesia di sekitar Ibukota Malaysia tersebut.
"Tidak ada. Ini kan demonya tidak seperti di Indonesia tahun 1998. Hanya berkumpul, duduk-duduk dan menggunakan baju kuning. Tidak ada travel warning khusus kepada WNI. Kita masih menilai aman," kata Suryana.
Sebelumnya beredar SMS dan surat elektronik di kalangan warga negara Indonesia yang tinggal di sekitar Kuala Lumpur untuk tidak bepergian ke Ibukota Malaysia tersebut hari ini. Bunyi SMS yang beredar adalah 'Terkait akan dilaksanakannya demo BERSIH 3.0 yang berpusat di Dataran Merdeka pukul 14.00 waktu Malaysia, beberapa jalan telah diblokir, seperti jalan KLCC, Bukit Bintang, KL Sentral, PWTC, Masjid Negara, dan Kuching. Jika kawan ingin memasuki kawasan tersebut, sampaikan kepada polisi urusan Anda. Jangan lupa perhatikan untuk membawa paspor dan kartu pelajar, hindari memakai baju kuning, hindari bergerombol, dan tidak mendekati pusat unjuk rasa. Diperkirakan demonstrasi akan meluas ke seluruh Kuala Lumpur.'
Gerakan tersebut menuntut pelaksanaan pemilu Malaysia yang akan digelar tahun depan berlangsung demokratis, bersih dan jujur. Mereka menuding praktik korupsi dan kecurangan yang dilakukan elit-elit partai UMNO di pemerintahan Malaysia.
Sebagaimana dikutip detikcom dari laman Malaysiakini.com, sekitar 10 ribu demonstran sudah berkumpul di Dataran Merdeka sejak Jumat (27/4) malam. Puncak demonstrasi akan berlangsung pukul 14.00 waktu setempat, Sabtu (28/4/2012).
Jalan-jalan utama di Kuala Lumpur seperti Jalan Ampang, KLCC, bukit Bintang, KL Sentral, Kuching, dan sekitar PWTC telah ditutup oleh kepolisian setempat. Ratusan polisi anti huru-hara dan kendaraan water canon disiagakan di titik-titik tertentu.
Gerakan BERSIH pertama kali digelar kelompok oposisi Malaysia pada tahun 2007. Sekitar 245 aktivis ditangkap polisi ketika itu. Gerakan serupa digelar Juli tahun lalu. Jumlah aktifis yang ditangkap pun bertambah menjadi 1.700 orang. Ratusan orang luka-luka. Bahkan tokoh oposisi Anwar Ibrahim ikut terluka. Gerakan ini dimobilisasi sejumlah kelompok oposisi seperti Partai Keadilan Rakyat (PKR).
Tidak Ada Imbauan
Minister Counsellor Pensosbud KBRI Malaysia, Suryana Sastradiredja, mengatakan perwakilan RI di Kuala Lumpur tidak memberikan imbauan khusus bagi warga negara Indonesia di sekitar Ibukota Malaysia tersebut.
"Tidak ada. Ini kan demonya tidak seperti di Indonesia tahun 1998. Hanya berkumpul, duduk-duduk dan menggunakan baju kuning. Tidak ada travel warning khusus kepada WNI. Kita masih menilai aman," kata Suryana.
Sebelumnya beredar SMS dan surat elektronik di kalangan warga negara Indonesia yang tinggal di sekitar Kuala Lumpur untuk tidak bepergian ke Ibukota Malaysia tersebut hari ini. Bunyi SMS yang beredar adalah 'Terkait akan dilaksanakannya demo BERSIH 3.0 yang berpusat di Dataran Merdeka pukul 14.00 waktu Malaysia, beberapa jalan telah diblokir, seperti jalan KLCC, Bukit Bintang, KL Sentral, PWTC, Masjid Negara, dan Kuching. Jika kawan ingin memasuki kawasan tersebut, sampaikan kepada polisi urusan Anda. Jangan lupa perhatikan untuk membawa paspor dan kartu pelajar, hindari memakai baju kuning, hindari bergerombol, dan tidak mendekati pusat unjuk rasa. Diperkirakan demonstrasi akan meluas ke seluruh Kuala Lumpur.'
Sekitar 20 ribu demonstran berkumpul di Kuala Lumpur, Malaysia untuk
menuntut reformasi pemilihan umum. Mereka berhadapan dengan aparat
polisi yang telah disiagakan untuk menghadapi aksi demo yang tidak
mendapat izin ini.
Dalam aksi demo besar-besaran ini, ribuan warga mencoba menerobos masuk ke lapangan Dataran Merdeka di Kuala Lumpur. Aparat polisi pun menembakkan gas air mata dan meriam air untuk membubarkan aksi massa. Demikian seperti dilansir harian Malaysia, The Star, Sabtu (28/4/2012).
Para demonstran tidak mempedulikan barikade kawat berduri yang dipasang polisi. Warga yang sebagian besar berpakaian kuning itu terus menerobos masuk ke lapangan Merdeka yang dijaga ketat polisi. Warna kuning merupakan simbol warna gerakan Bersih.
Sebelumnya, massa telah berkumpul di berbagai titik di Kuala Lumpur, berusaha mendekati lapangan Dataran Merdeka di jantung ibukota itu. Berbagai barikade dan kawat berduri telah dipasang polisi untuk menahan gerak laju demonstran.
Juru bicara kepolisian Malaysia Ramli Yoosuf mengatakan, sekitar 20 ribu orang telah berkumpul di berbagai lokasi di sekitar Dataran Merdeka. "Tolong patuhi hukum dan menjauhlah dari lapangan. Ini daerah yang dilarang (untuk demo)," tegasnya.
Aksi demo yang dipelopori gerakan Bersih ini menyerukan perubahan dalam sistem pemilu yang dianggap marak kecurangan. Aksi demo besar-besaran ini pernah terjadi pada Juli 2011 lalu. Saat itu, dalam aksi yang juga dipelopori gerakan Bersih itu, 1.600 orang ditangkap.Puluhan ribu orang berunjuk rasa di berbagai lokasi di Kuala Lumpur, Malaysia. Para demonstran menuntut reformasi pemilu yang menurut mereka diwarnai banyak kecurangan.
Belum ada laporan korban dalam aksi demo ini. Namun sejumlah demonstran telah ditangkap. Bahkan di sejumlah titik demo, massa pun berubah rusuh.
Seorang pejabat kepolisian Malaysia, Datuk Amar Singh mengatakan seperti diberitakan harian Malaysia, The Star, Sabtu (28/4/2012), sebuah mobil polisi dijungkir balik oleh massa di dekat pusat perbelanjaan Sogo, Kuala Lumpur. Tidak jelas bagaimana kondisi kendaran polisi tersebut saat ini.
Bahkan sebuah pistol polisi dikabarkan telah direbut dan dibawa lari oleh sejumlah demonstran. Publik pun diserukan untuk berhati-hati.
Sebelumnya diberitakan, sekelompok warga yang mengamuk, menyerang sebuah kendaraan patroli polisi yang melintas di lapangan Dataran Merdeka, di jantung kota Kuala Lumpur. Sembari berteriak-teriak, massa memukuli mobil patroli tersebut.Tidak ada laporan korban luka-luka dalam insiden ini.
Dalam aksi demo ini, para pengunjuk rasa menginginkan perubahan dalam sistem pemilu, yang menurut mereka dipenuhi dengan kecurangan-kecurangan. Warga menginginkan pemilu yang adil dan bersih.
Kepolisian Malaysia pada Jumat, 27 April telah mendapatkan perintah pengadilan untuk melarang demo yang dipelopori para aktivis kelompok Bersih tersebut. Para demonstran ini sebagian besar mengenakan pakaian berwarna kuning, simbol warna untuk gerakan Bersih.
Aksi demo besar-besaran seperti ini pernah terjadi pada Juli 2011 lalu. Saat itu, dalam aksi yang juga dipelopori gerakan Bersih itu, 1.600 orang ditangkap
Dalam aksi demo besar-besaran ini, ribuan warga mencoba menerobos masuk ke lapangan Dataran Merdeka di Kuala Lumpur. Aparat polisi pun menembakkan gas air mata dan meriam air untuk membubarkan aksi massa. Demikian seperti dilansir harian Malaysia, The Star, Sabtu (28/4/2012).
Para demonstran tidak mempedulikan barikade kawat berduri yang dipasang polisi. Warga yang sebagian besar berpakaian kuning itu terus menerobos masuk ke lapangan Merdeka yang dijaga ketat polisi. Warna kuning merupakan simbol warna gerakan Bersih.
Sebelumnya, massa telah berkumpul di berbagai titik di Kuala Lumpur, berusaha mendekati lapangan Dataran Merdeka di jantung ibukota itu. Berbagai barikade dan kawat berduri telah dipasang polisi untuk menahan gerak laju demonstran.
Juru bicara kepolisian Malaysia Ramli Yoosuf mengatakan, sekitar 20 ribu orang telah berkumpul di berbagai lokasi di sekitar Dataran Merdeka. "Tolong patuhi hukum dan menjauhlah dari lapangan. Ini daerah yang dilarang (untuk demo)," tegasnya.
Aksi demo yang dipelopori gerakan Bersih ini menyerukan perubahan dalam sistem pemilu yang dianggap marak kecurangan. Aksi demo besar-besaran ini pernah terjadi pada Juli 2011 lalu. Saat itu, dalam aksi yang juga dipelopori gerakan Bersih itu, 1.600 orang ditangkap.Puluhan ribu orang berunjuk rasa di berbagai lokasi di Kuala Lumpur, Malaysia. Para demonstran menuntut reformasi pemilu yang menurut mereka diwarnai banyak kecurangan.
Belum ada laporan korban dalam aksi demo ini. Namun sejumlah demonstran telah ditangkap. Bahkan di sejumlah titik demo, massa pun berubah rusuh.
Seorang pejabat kepolisian Malaysia, Datuk Amar Singh mengatakan seperti diberitakan harian Malaysia, The Star, Sabtu (28/4/2012), sebuah mobil polisi dijungkir balik oleh massa di dekat pusat perbelanjaan Sogo, Kuala Lumpur. Tidak jelas bagaimana kondisi kendaran polisi tersebut saat ini.
Bahkan sebuah pistol polisi dikabarkan telah direbut dan dibawa lari oleh sejumlah demonstran. Publik pun diserukan untuk berhati-hati.
Sebelumnya diberitakan, sekelompok warga yang mengamuk, menyerang sebuah kendaraan patroli polisi yang melintas di lapangan Dataran Merdeka, di jantung kota Kuala Lumpur. Sembari berteriak-teriak, massa memukuli mobil patroli tersebut.Tidak ada laporan korban luka-luka dalam insiden ini.
Dalam aksi demo ini, para pengunjuk rasa menginginkan perubahan dalam sistem pemilu, yang menurut mereka dipenuhi dengan kecurangan-kecurangan. Warga menginginkan pemilu yang adil dan bersih.
Kepolisian Malaysia pada Jumat, 27 April telah mendapatkan perintah pengadilan untuk melarang demo yang dipelopori para aktivis kelompok Bersih tersebut. Para demonstran ini sebagian besar mengenakan pakaian berwarna kuning, simbol warna untuk gerakan Bersih.
Aksi demo besar-besaran seperti ini pernah terjadi pada Juli 2011 lalu. Saat itu, dalam aksi yang juga dipelopori gerakan Bersih itu, 1.600 orang ditangkap
25 Ribu Orang Ikut Demo Besar-besaran di Malaysia
Foto: Malaysia Kini
Ribuan demonstran telah berkumpul di Kuala Lumpur, Malaysia hari ini
untuk menuntut reformasi pemilihan umum. Para demonstran tersebut
terkonsentrasi di sejumlah titik di ibukota Malaysia itu.
Namun sekelompok warga yang mengamuk, menyerang sebuah kendaraan patroli polisi yang melintas di Dataran Merdeka, di jantung kota Kuala Lumpur pada Sabtu dini hari waktu setempat.
Sembari berteriak-teriak, massa memukuli mobil patroli tersebut. Demikian seperti diberitakan harian Malaysia, The Star, Sabtu (28/4/2012). Tidak ada laporan korban luka-luka dalam insiden ini.
Wakil Kepala Kepolisian Kota Kuala Lumpur Datuk Amar Singh mengatakan, kepolisian telah menerima laporan mengenai insiden tersebut. Menurutnya, saat kejadian, tak ada provokasi dari polisi-polisi yang berada dalam mobil patroli. Saat itu, mereka hanya melintas di daerah tersebut.
Dalam aksi demo ini, para pengunjuk rasa menginginkan perubahan dalam sistem pemilihan umum, yang menurut mereka dipenuhi dengan kecurangan-kecurangan. Warga menginginkan pemilu yang adil dan bersih.
Kepolisian Malaysia pada Jumat, 27 April telah mendapatkan perintah pengadilan untuk melarang demo para aktivis kelompok Bersih tersebut di Dataran Merdeka. Para demonstran ini sebagian besar mengenakan pakaian berwarna kuning, simbol warna untuk gerakan Bersih.
Aksi demo besar-besaran terjadi di Kuala Lumpur, Malaysia. Bahkan kelompok Bersih yang memelopori aksi tersebut mengklaim, sekitar 250 ribu orang ikut serta dalam unjuk rasa menuntut reformasi pemilu tersebut.
Namun sekelompok warga yang mengamuk, menyerang sebuah kendaraan patroli polisi yang melintas di Dataran Merdeka, di jantung kota Kuala Lumpur pada Sabtu dini hari waktu setempat.
Sembari berteriak-teriak, massa memukuli mobil patroli tersebut. Demikian seperti diberitakan harian Malaysia, The Star, Sabtu (28/4/2012). Tidak ada laporan korban luka-luka dalam insiden ini.
Wakil Kepala Kepolisian Kota Kuala Lumpur Datuk Amar Singh mengatakan, kepolisian telah menerima laporan mengenai insiden tersebut. Menurutnya, saat kejadian, tak ada provokasi dari polisi-polisi yang berada dalam mobil patroli. Saat itu, mereka hanya melintas di daerah tersebut.
Dalam aksi demo ini, para pengunjuk rasa menginginkan perubahan dalam sistem pemilihan umum, yang menurut mereka dipenuhi dengan kecurangan-kecurangan. Warga menginginkan pemilu yang adil dan bersih.
Kepolisian Malaysia pada Jumat, 27 April telah mendapatkan perintah pengadilan untuk melarang demo para aktivis kelompok Bersih tersebut di Dataran Merdeka. Para demonstran ini sebagian besar mengenakan pakaian berwarna kuning, simbol warna untuk gerakan Bersih.
Aksi demo besar-besaran terjadi di Kuala Lumpur, Malaysia. Bahkan kelompok Bersih yang memelopori aksi tersebut mengklaim, sekitar 250 ribu orang ikut serta dalam unjuk rasa menuntut reformasi pemilu tersebut.
Dalam konferensi pers seperti diberitakan situs Malaysia Kini, Sabtu (28/4/2012), Bersih mengklaim event ini sukses karena telah diramaikan oleh sekitar 250 ribu demonstran.
Hal yang sama disampaikan pemimpin oposisi Anwar Ibrahim yang menyebut hari ini sebagai hari bersejarah. Alasannya, rakyat berhasil mengirimkan pesan kepada Perdana Menteri (PM) Najib Razak bahwa mereka menuntut pemilu yang bersih.
"Hari ini warga Malaysia telah membuat sejarah. Rakyat tak lagi takut," kata Anwar di depan para demonstran.
"Lebih dari 250.000 orang telah berkumpul. Apa ini artinya? Artinya kita telah berhasil, rakyat telah berhasil," imbuh mantan Deputi PM Malaysia itu.
"Kami berterima kasih pada kalian semua. Seperti yang dikatakan ketua Bersih, kita telah berhasil dalam mengirimkan pesan jelas. Kita menginginkan pemilu yang bersih," tegas Anwar yang disambut sorak-sorai para demonstran yang membanjiri Jalan Masjid Jamek, Kuala Lumpur.
Sebelumnya, pejabat tinggi kepolisian Malaysia menyatakan, sekitar 20 ribu orang ikut serta dalam aksi protes yang digelar di sejumlah titik di Kuala Lumpur ini.
Sejauh ini belum ada keterangan mengenai korban luka-luka dalam demo besar-besaran ini. Namun pejabat kepolisian Malaysia mengatakan, sejumlah orang telah ditangkap dalam aksi ini. Namun tidak disebutkan berapa jumlah persisnya.
Senator Australia Jadi Korban Gas Air Mata Demo Malaysia
Aksi demonstrasi besar-besaran di Malaysia berujung ricuh. Polisi
menyemprot ratusan demonstran dengan air dan gas air mata. Ternyata,
salah satu korbannya adalah senator Australia.
Diberitakan news.com.au, Minggu (29/4/2012), senator Nich Xenophon nama pejabat Australia tersebut. Dia berada di Kuala Lumpur sebagai pemantau pemilu independen di Malaysia.
"Polisi terus melepaskan gas air mata," kata Xenophon. "Sejumlah orang terluka. Sebagian lagi pingsan," sambungnya.
Selain Xenophon, ada satu lagi delegasi Australia yang mengambil bagian dalam tim pencari fakta Pemilu Malaysia. Ada juga negara lain yang ikut di dalamnya, seperti Jerman, India, Pakistan, Filipina, Thailand, Afrika Selatan, Turki dan Tunisia. Mereka diundang oleh Anwar Ibrahim, pemimpin oposis Malaysia.
Sebelumnya, puluhan ribu orang berunjuk rasa di berbagai lokasi di Kuala Lumpur, Malaysia. Para demonstran menuntut reformasi pemilu yang menurut mereka diwarnai banyak kecurangan.
Belum ada laporan korban dalam aksi demo ini. Namun sejumlah demonstran telah ditangkap. Bahkan di sejumlah titik demo, massa pun berubah rusuh.
Seorang pejabat kepolisian Malaysia, Datuk Amar Singh mengatakan seperti diberitakan harian Malaysia, The Star, Sabtu (28/4/2012), sebuah mobil polisi dijungkir balik oleh massa di dekat pusat perbelanjaan Sogo, Kuala Lumpur. Tidak jelas bagaimana kondisi kendaran polisi tersebut saat ini.
Bahkan sebuah pistol polisi dikabarkan telah direbut dan dibawa lari oleh sejumlah demonstran. Publik pun diserukan untuk berhati-hati.
Diberitakan news.com.au, Minggu (29/4/2012), senator Nich Xenophon nama pejabat Australia tersebut. Dia berada di Kuala Lumpur sebagai pemantau pemilu independen di Malaysia.
"Polisi terus melepaskan gas air mata," kata Xenophon. "Sejumlah orang terluka. Sebagian lagi pingsan," sambungnya.
Selain Xenophon, ada satu lagi delegasi Australia yang mengambil bagian dalam tim pencari fakta Pemilu Malaysia. Ada juga negara lain yang ikut di dalamnya, seperti Jerman, India, Pakistan, Filipina, Thailand, Afrika Selatan, Turki dan Tunisia. Mereka diundang oleh Anwar Ibrahim, pemimpin oposis Malaysia.
Sebelumnya, puluhan ribu orang berunjuk rasa di berbagai lokasi di Kuala Lumpur, Malaysia. Para demonstran menuntut reformasi pemilu yang menurut mereka diwarnai banyak kecurangan.
Belum ada laporan korban dalam aksi demo ini. Namun sejumlah demonstran telah ditangkap. Bahkan di sejumlah titik demo, massa pun berubah rusuh.
Seorang pejabat kepolisian Malaysia, Datuk Amar Singh mengatakan seperti diberitakan harian Malaysia, The Star, Sabtu (28/4/2012), sebuah mobil polisi dijungkir balik oleh massa di dekat pusat perbelanjaan Sogo, Kuala Lumpur. Tidak jelas bagaimana kondisi kendaran polisi tersebut saat ini.
Bahkan sebuah pistol polisi dikabarkan telah direbut dan dibawa lari oleh sejumlah demonstran. Publik pun diserukan untuk berhati-hati.
Langganan:
Postingan (Atom)















































