Minggu, 07 Juni 2015

Nama Dan Jenis Pelacuran Dalam Sejarah Dunia

Ada berbagai macam tipe pelacur sepanjang sejarah yang telah memainkan berbagai peran dalam peradaban, mulai dari yang tersisihkan hingga yang memiliki posisi penting dalam masyarakat.inilah tipe pelacuran yang ada sepanjang sejarah.
Tawaif
http://www.anehdidunia.com
Tawaif (Pic Courtesy: chandrakantha.com)
para tawaifs dikenal sebagai seniman pertunjukan di India Utara antara abad 18 sampai awal abad 20. Sama halnya dengan geisha, mereka adalah penari dan musisi, mereka bukanlah sekedar pelacur dalam arti biasa. Banyak dari mereka yang kaya, terutama yang memilih pelanggan mereka dengan bijak. Mereka yang memiliki anak perempuan seringkali meneruskan profesi dari ibunya. Bahkan, jika mereka berasal dari garis keturunan yang panjang sebagai seorang tawaifs dapat meningkatkan status sosialnya.
Mereka dilarang menikah, namun bisa masuk ke dalam jenis hubungan resmi tertentu dengan pelanggan mereka, sehingga seolah-olah mereka memiliki hak dan kewajiban sebagai seorang istri, kecuali nama suami melekat pada mereka. Menariknya, keberadaan mereka diakui bersama dengan istri yang resmi. Dimana istri resmi ini adalah cara terhormat untuk melanjutkan garis keturunan, sementara tawaif adalah makhluk sensual yang indah dimana hanya seorang pria yang kuat dan berkuasa dapat menariknya.
Jugun Ianfu
http://www.anehdidunia.com
Jugun Ianfu (Pic Courtesy: uniqpost.com)
Jugun Ianfu atau Budak Seks pertama adalah orang Korea dari pulau Kyushu Utara di Jepang atas permintaan salah seorang penguasa militer yang dikirimkan oleh Gubernur Prefektur Nagasaki. Dasar pemikiran dibalik pembentukan sistem formal Ianjo (rumah bordil) adalah pengembangan palayanan seksual. Oleh karena itu perlu diawasi dan dikontrol untuk mengurangi jumlah terjadinya pemerkosaan yang dilaporkan dari tempat-tempat yang menjadi basis militer Jepang. Dalam proses perekrutan tersebut tidak hanya melibatkan militer tetapi juga Departemen Dalam Negeri yang membawahi para Gubernur dan polisi yang kemudian memainkan peranan dalam kerjasama dengan pihak militer untuk merekrut. Cabang khusus Shanghai menggunakan penghubung-penghubung di kalangan pedagang .

Untuk memperoleh perempuan sebanyak-banyaknya untuk melayani kebutuhan seksual miter pada akhir 1937 para perempuan yang dipaksa bekerja di Ianjo-Ianjo yang terletak diantara wilayah Shanghai dan Nanking dikelola langsung oleh militer Jepang. Ianjo ini menjadi model bagi Ianjo-Ianjo selanjutnya. Di Indonesia sendiri terdapat sekitar 1500 perempuan eks jugun ianfu yang sebagian besar dari mereka sudah berusia lanjut bahkan telah meninggal dunia. Perjuangan yang mereka lakukan untuk menuntut keadilan serta pengakuan tidak saja melelahkan dan lama, tapi mereka juga nyaris berjuang sendirian karena sampai saat ini tidak nampak adanya dukungan dari pemerintah terlebih pengakuan terhadap mereka.
Ying-chi
http://www.anehdidunia.com
Ying-chi (Pic Courtesy: listverse.com)
Ying-chi adalah PSK independen dan resmi dalam sejarah Cina, meskipun ini masih bisa diperdebatkan. Keberadaan mereka diakui dan diberi kredit oleh Kaisar Wu, yang telah meminta khusus untuk merekrut kaum wanita untuk tujuan tunggal mengawal pasukannya dan menghibur mereka sepanjang perjalanan panjang ke medan pertempuran. Ying-chi secara harfiah berarti “kamp pelacur,” istilah yang tidak diragukan lagi sebagai salah satu yang menyenangkan pada tahun 100 SM.
Beberapa sumber mempertanyakan klaim dari gadis-gadis ini yang menyatakan mereka sebagai pelacur Cina pertama. Dikatakan bahwa Raja Yue mendirikan kamp pelacuran pertama, terdiri dari para janda tentara yang tewas. Para wanita ini memiliki kesan yang sangat berbeda di kemudian hari, dimana mereka merupakan pelacur terhormat yang begitu populer, yang perannya adalah memberikan kaum pria “persahabatan. Ying-chi juga berbeda dari wanita-wanita yang bekerja di rumah bordir milik negara.
Auletrides
 
http://www.anehdidunia.com
Auletrides (Pic Courtesy: wondersmith.com)
Auletrides adalah kelas pelacur Yunani yang menikmati posisi yang unik dalam masyarakat. Para wanita ini memiliki keterampilan lebih dari sekedar berhubungan seksual. Mereka adalah pemain flute dan penari yang terlatih. Beberapa dari mereka juga memiliki bakat lain yang memikat publik, seperti sulap dan akrobatik. Banyak dari mereka turun ke jalan dalam pertunjukan publik yang disertakan dalam upacara keagamaan dan festival.
Beberapa sumber mengatakan bahwa mereka juga hiburan yang populer untuk anak-anak. Auletrides dapat disediakan untuk pesta pribadi juga, ketika keterampilan seksual mereka diperlukan. Lainnya, penghibur yang mirip dengan mereka adalah saltriai, atau pemain harpa, dan kitharistriai, atau pemain kecapi. Para gadis ini melapor pada seorang poroboskos, bertindak sebagai Madam, yang mengorganisasi mereka keluar untuk keperluan pesta-pesta pribadi.
Pelacur Kuil
http://www.anehdidunia.com
Pelacur kuil (Pic Courtesy: listverse.com)
Peran pelacur kuil di masyarakat Yunani-Romawi kuno adalah salah satu subyek dari banyak perdebatan. Ini bukan perdebatan apakah praktek ini populer atau tidak, namun rincian dari praktek tersebut yang masih memiliki banyak interpretasi. Pelacur kuil adalah mereka yang menjual diri di tengah-tengah kesucian kuil, dengan seijin pendeta kuil dan secara lebih luas, mereka tengah bekerja untuk Tuhan mereka. Hanya bagaimana detail pelayanan yang ditawarkan oleh pelacur kuil tersebut tidak diketahui. Beberapa kaum terpelanjar berpendapat bahwa mereka hanyalah budak yang menjual jasanya sebagai cara untuk mendapatkan uang untuk kuil tersebut.
Yang lain percaya bahwa mereka memiliki peran yang jauh lebih dihormati di dalam kuil dan dalam pemujaan pada dewa mereka, serta percaya bahwa mengunjungi pelacur kuil dan menyewa jasanya adalah bentuk ibadah. Teori ini sangat populer dalam hubungannya dengan kultus dan dewi kesuburan seperti Aphrodite. Ide dari pelacur kuil adalah umum dan ada tingkatan yang berbeda dalam hirarki kuil. Para wanita dari berbagai jenis yang masih perawan dibawa ke dalam kuil untuk mendedikasikan hidup dan tubuh mereka untuk menyembah dewa atau dewi mereka. Beberapa sumber menyatakan bahwa mereka adalah gadis-gadis muda berusia kurang dari 14 tahun yang menjadi pelacur kuil dalam masa Yunani kuno. Ada sejumlah besar bukti yang bertentangan untuk peran dari pelacur kuil ini, tetapi tanpa diragukan lagi mereka adalah bagian penting dari kehidupan kuil.
Devadasi
http://www.anehdidunia.com
Devadasi (Pic Courtesy: wikipedia.org)
Devadasi adalah wanita yang telah dipaksa masuk ke dalam kehidupan prostitusi demi pelayanan pada dewi kesuburan, Yellamma. Ketika gadis-gadis mencapai usia pubertas, orang tua mereka melelang keperawanan mereka kepada penawar tertinggi. Setelah keperawanannya diambil, mereka kemudian menghabiskan sisa hidupnya sebagai pelacur dalam nama Yellamma. Setiap malam, nasib mereka selalu sama dijual kepada siapa pun yang membayar paling tinggi. Bagi orang tua mereka, itu bukanlah kesepakatan yang buruk. Bukan hanya mereka tidak perlu menaikkan mahar untuk diberikan kepada seseorang yang menikahi putri mereka, tetapi mereka juga banyak menyimpan uang yang dihasilkan oleh gadis-gadis tersebut.
Praktek ini telah menjadi bagian rutin dari agama Yellamma selama berabad-abad. Meskipun dilarang di India pada tahun 1988, praktek masih berlanjut sampai dengan hari ini. Stigma yang melekat pada devadasi adalah berat bahkan jika perempuan memutuskan untuk melepaskan gaya hidupnya tersebut, mereka tidak akan pernah menikah. Setelah mereka didedikasikan untuk dewi mereka, tidak ada jalan untuk kembali. Kebanyakan devadasis diusir dari kuil ketika menginjak pertengahan usia 40-an, ketika mereka tidak lagi dianggap muda dan cukup menarik untuk membawa kehormatan untuk dewi mereka, dan sebagian berubah menjadi pengemis demi menyambung hidupnya selama sisa hidup mereka.
Ganika
http://www.anehdidunia.com
Ganika (Pic Courtesy:economylead.com)
Ganika adalah versi India dari geisha Jepang. Para wanita ini menikmati kelas sosial yang tinggi di masyarakat yang berarti keberuntungan dan kemakmuran yang selalu mengikuti. Seorang Ganika tidak akan pernah menikah dan tidak pernah menjanda, sehingga mereka lolos dari stigma sosial janda. Janda dianggap pertanda yang sangat buruk dan, pada satu titik, dilarang tampil di depan publik. Masyarakat India mengakui sembilan jenis pelacur dan Ganika adalah tingkat elit dalam hirarki ini. Selain bakat seksual, Ganika diharapkan mempelajari berbagai keterampilan lain di bidang seni pertunjukan. Setelah berbagai keahlian yang disyaratkan dikuasai, wanita tersebut diangkat ke posisi Ganika.
Sementara jenis pelacur lain biasanya adalah ibu rumah tangga yang mencari uang tambahan untuk suami yang mengendalikan mereka atau pelayan yang melayani tuan mereka dengan layanan seksual, Ganika akan diberi tempat terhormat di istana kerajaan serta memiliki lagu dan puisi yang ditulis tentang kecantikan dan keterampilan mereka. Karena mereka biasanya melayani kaum bangsawan, mereka dilindungi oleh undang-undang negara. Mereka juga harus tunduk pada undang-undang juga, dan bisa dipukuli atau didenda jika menolak kaum bangsawan.
Hetaira
http://www.anehdidunia.com
Hetaira (Pic Courtesy: listverse.com)
Hetaira adalah pelacur kelas tinggi di Athena. Karena prostitusi dilegalkan disana dan para pelacur tidak bisa menjadi warga negara Athena, hetaira seringkali adalah seorang budak. Kadang-kadang, dia adalah seseorang yang tinggal di kota yang lahir dari orang tua non-Athena. Tidak seperti porne, wanita yang melakukan profesinya di balik pintu yang tertutup, hetaira seringkali terlihat di simposium.
Mereka dilarang menikah dengan penduduk asli, tapi bisa dibeli dan dibebaskan oleh seseorang, meskipun praktek seperti itu tidak disukai. Status mereka sebagai hetaira tidak akan pernah hilang, dan jika mereka tertangkap berpura-pura menjadi warga negara penuh, mereka bisa dibawa ke pengadilan. Jika terbukti bersalah mereka bisa dikembalikan ke kehidupan perbudakan. Hetaira seringkali menjadi gundik dari orang-orang yang berpengaruh dan telah dikenal sebagai model untuk patung Aphrodite, karena keanggunan dan kecantikan mereka.
Mut’ah
 
http://www.anehdidunia.com
Mut'ah (Pic Courtesy: nahimunka.com)
Mut’ah adalah salah satu subjek yang rumit. Ini adalah pernikahan sementara secara agama, di mana dua pihak masuk ke dalam perjanjian pernikahan untuk waktu tertentu. Kontrak dapat tertulis atau lisan, meliputi semua bagian dari pernikahan yang disepakati sebelumnya, termasuk berapa banyak “mahar” yang pihak wanita akan terima, jenis hubungan fisik apa saja yang akan terlibat, dan berapa lama pernikahan akan berlangsung. Di satu sisi, para pendukung metode ini mengatakan bahwa itu adalah cara untuk dua orang hidup bersama sebelum mendapatkan pernikahan secara penuh untuk melihat apakah mereka cocok satu sama lain tanpa melanggar hukum-hukum dalam agama.
Beberapa kontrak dapat menetapkan bahwa tidak akan ada kontak fisik, dan ada pula yang dilakukan di bawah pengawasan orang tua kedua belah pihak. Kontrak lainnya dapat menetapkan bahwa pernikahan hanya akan bertahan beberapa jam dan pihak wanita akan mendapatkan bayaran untuk itu. Jadi cara ini sebenarnya dapat menjadi sebuah jalan untuk mengakali prostitusi yang ditentang oleh agama. Karena adanya pilihan batas waktu dan pembayaran, mereka mengatakan bahwa itu adalah celah bagi kaum pria dan wanita muda untuk memiliki pasangan tanpa rasa bersalah dalam agama.
Semoga dengan Berita ini menambah wawasan anda. Tetap gunakan kebijaksanaan anda dalam membaca postingan kali ini.
 
sumber : http://www.anehdidunia.com/2015/05/nama-jenis-pelacuran-dalam-sejarah-dunia.html

Kamis, 19 Maret 2015

5 Pulau di Indonesia yang Bebas Polusi

Tahukah Anda, beberapa pulau yang jadi destinasi tersohor di Indonesia ternyata bebas polusi. Wisatawan bisa menghirup udara segar di sana dan merasa nyaman tanpa kebisingan suara kendaraan bermotor. Asyik banget!

Memang, ada banyak pulau di Indonesia yang tidak terdapat kendaraan bermotor. Datang ke pulau-pulau tersebut, artinya badan kembali menjadi sehat karena Anda harus berjalan kaki atau mengayuh sepeda, alias membakar lemak.

Berikut 5 pulau bebas polusi di Indonesia:

1. Gili Trawangan, Lombok

 
Inilah pulau bebas polusi yang paling terkenal di Indonesia, yakni Gili Trawangan di Lombok. Sejak tahun 1990-an, masyarakat yang menempati Gili Trawangan memiliki peraturan berupa kendaraan bermotor dilarang berada di sana.

Sebabnya, Gili Trawangan adalah pulau kecil. Kendaraan bermotor baik mobil atau sepeda motor dapat membuat jalanan sumpek. Lagipula, mereka sudah terbiasa dengan berjalan kaki, naik sepeda, atau cidomo (sejenis delman).

Imbas baiknya, hal tersebut justru menjadi daya tarik wisata bagi turis mancanegara. Turis makin betah berlama-lama di sana, sebab terbebas dari asap kendaraan bermotor dan suara klakson. Naik sepeda atau berjalan kaki, tak jadi masalah buat mereka.

Kalau mau naik sepeda di sana, harganya sangat murah yakni dari Rp 15 ribu per jam sampai Rp 50 ribu per hari. Naik cidomo, bisa tawar-menawar lebih dulu. Benar-benar segar dan sehat deh kalau ke Gili Trawangan. Pantai dan dunia bawah lautnya juga ciamik lho!

2. Gili Air, Lombok 

 
Masih di Lombok, satu lagi pulau yang bebas polusi di sana adalah Gili Air. Sejarahnya mirip dengan Gili Trawangan, masyarakatnya menolak kendaraan bermotor karena dianggap bisa merusak suasana yang tenang.

Oh iya, cara menuju Gili Air atau Gili Trawnagan bisa melalui Pelabuhan Bangsal. Dari sana, Anda bisa memilih beragam kapal yang jadi transportasi umum untuk mengangkut turis ke dua pulau tersebut. Harganya ada yang dari Rp 15 ribu sampai Rp 75 ribu, tapi ingat waktu keberangkatan hanya sampai pukul 17.00 Wita.

Atau, bisa juga menyewa speedboat yang dibanderol ratusan ribu rupiah. Biasanya, penginapan-penginapan di Lombok akan menawarkan paket perjalanan ke Gili Air dan Gili Trawangan.

Karena tidak ada kendaraan bermotor, Gili Air pun jadi favorit turis mancanegara. Di sini, mereka bisa berlama-lama berjemur di pinggir pantai. Suasananya lebih tenang dari di Gili Trawangan.

3. Pulau Rinca, Flores 

 
Pulau Rinca di Flores, NTT merupakan surganya bagi wisatawan yang doyan trekking. Perbukitan yang penuh padang savana dengan trek naik turun serta meliak-liuk, membuat Anda seolah di Afrika saja.

Lebih asyik lagi, pulau ini bebas dari polusi karena tidak ada kendaraan bermotor. Tak ayal, suasana yang tenang, alami sekaligus liar bisa dinikmati maksimal!

Satu lagi, trekking di Pulau Rinca bakal memberikan pengalaman tiada dua karena Anda bisa bertemu komodo. Sang Naga Purba yang hanya ada di Indonesia ini terkenal dengan rahang yang kuat dan liurnya sebagai bisa mematikan. Jangan panik, selama di dekat ranger Anda akan aman. Ranger di sana sudah terlatih dan membawa tongkat pengaman untuk berjaga-jaga.

Selain daratan yang cantik, saat trekking Anda dapat melihat lautan biru bergradasi yang indah dari puncak-puncak bukit. Sungguh, Pulau Rinca wajib dalam daftar tempat yang Anda kunjungi seumur hidup, minimal sekali!

4 Pulau Pari, Jakarta 

 
Jakarta memang kota yang padat dengan kendaraan bermotor. Mau melepas penat dan menghirup udara segar, tak perlu jauh-jauh. Datang saja ke Pulau pari di Kepulauan Seribu yang bebas polusi!

Pulau Pari yang kecil ini sungguh dapat menenangkan pikiran. Jauh dari bisingnya suara motor atau klakson mobil, hanya Anda dan suasana yang tenang di Pulau Pari. Belum lagi, pantai di sana berpasir putih dan landai. Mau berjemur, main pasir, berenang atau snorkeling silakan pilih sendiri yang disuka.

Cara menuju Pulau Pari cukup mudah. Anda bisa naik kapal ferry dari Muara Angke dan Marina Ancol di Jakarta Utara, dengan kocek dari sekitar Rp 40 ribu sampai ratusan ribu rupiah. Kalau mau booking kapal juga bisa.

Biasanya, wisatawan yang datang ke Pulau Pari pasti enggan pulang. Rasanya ingin berlama-lama di sana, menikmati suasana alam yang membuat pikiran kembali jernih.

5. Pulau Arborek, Raja Ampat 

 
Raja Ampat di Papua Barat terdiri dari 600 lebih pulau. Ukurannya pun beragam, tapi setidaknya ada puluhan yang ditempati manusia dan menyediakan fasilitas bermalam. Pulau Arborek, salah satunya.

Dari Waisai, ibukota Kabupaten Raja Ampat, Anda bisa menyewa speed boat yang harganya jutaan rupiah untuk menuju Pulau Arborek. Jaraknya, sekitar 45 menit sampai 1 jam perjalanan. Harganya bisa ditawar dan asyiknya ramai-ramai karena bisa lebih murah bayarnya.

Setibanya di Pulau Arborek, dijamin Anda akan jatuh cinta. Perairan di sekitar pantainya sangat jernih, sehingga terumbu karang terlihat dengan jelas dengan mata telanjang. Pantainya juga berpasir putih dan tidak ada secuil sampah pun. Satu lagi, tidak ada kendaraan bermotor di sana!

Masyarakat di pulau yang kontur tanahnya didominasi oleh pasir putih ini, terbiasa berjalan kaki tanpa menggunakan alas kaki. Oleh sebab itulah, suasana di sana sangat tenang dan jauh dari kebisingan.

Turis padti dibuat betah untuk berlama-lama di Pulau Arborek. Jika istirahat, dapat tidur dengan nyenyak di dalam home stay di sana. Kalau mau berenang, tinggal jalan kaki ke pantai. Mau diving juga bisa, sebab ada Manta Point di sana yang merupakan habitat ikan manta alias ikan pari besar.

Selasa, 09 Desember 2014

Makam Gandrung di Kabupaten Banyuwangi

SEBUAH kompleks makam tua ter dapat di tepi pantai Semenanjung Sembulungan. Bangunan tersebut terlihat cukup menonjol di antara gubuk-gubuk lain di pantai berpasir putih tersebut. Kom pleks makam itu juga dikelilingi pagar tembok. Gerbangnya juga lumayan ko koh dengan tulisan “Selamat Datang” di bagian atasnya. Tepat pada sisi utara kompleks tersebut ada makam.

Bangunan inti makam itu dikelilingi tembok dan ditutup atap genting. Lantai bangunan dilapisi keramik warna putih Namun, lantaran tidak ada juru kunci yang merawat makam tersebut, kawasan tersebut terkesan kurang bersih. ‘’Memang tidak ada juru kuncinya. Hanya sesekali saja kalau ke betulan ke sini, kami yang menyapu dan membersihkan,’’ ujar Sunamin, seorang nelayan asal pesisir Tratas, Kecamatan Muncar.
Tepat di tengah bangunan itu ter dapat tirai putih, semacam kain kafan, yang mengelilingi se kaligus menutup makam. Jarak kain pembatas dengan makam sekitar 1,5 meter. Kain itu dipasang mirip seperti penutup dipan (tempat tidur) kuno yang berfungsi sebagai pelindung nyamuk. Ketika tirai tersebut dibuka, ter lihat dua makam yang posisinya berdampingan. Dilihat dari bentuk dan jenis nisannya, makam tersebut diperkirakan su dah berumur puluhan hingga ratusan tahun.

Namun, sejarah asal-muasal makam tersebut masih belum begitu jelas. Itu lantaran banyak versi yang berkembang di masyarakat terkait sosok tokoh yang dimakamkan di lokasi tersebut. Salah satu versi yang beredar di masyarakat Muncar, makam ter sebut merupakan makam se pasang penari gandrung di masa lalu. Konon, saat itu tengah digelar upacara tradisi petik laut di Perairan Muncar. Lantaran sesaji yang di berikan dalam tradisi itu kurang lengkap, muncullah petaka di tengah laut.

Sepasang penari gandrung itu meninggal dunia saat upacara petik laut itu. Selanjutnya, jenazahnya di makamkan di Tanjung Sembulungan tak jauh dari lokasi pem buangan sesaji Petik Laut. Karena itu, ada warga yang menyebut makam tersebut merupakan makam Mbah Gandrung. Sementara itu, versi lain menyebutkan, makam tersebut merupakan makam Sayid Yusuf.

Sayid Yusuf dikenal sebagai tetua nelayan Muncar. Pada se tiap kegiatan petik laut Muncar selalu diadakan ziarah ke ma kam tersebut. Pada masa hidupnya, Sayid Yusuf sangat menyukai Gandrung, sehingga ku burannya disebut dengan makam gandrung. Bahkan, setiap pe tik laut, kesenian Gandrung dipentaskan di sekitar makam. Itu untuk menghormati sang tetua.

Versi lain menyebutkan, kompleks tersebut adalah makam Mbah Kalong. Namun, referensi yang menyebutkan tentang figur Mbah Kalong itu sangat minim. Biasanya, warga Banyuwangi, Situbondo, dan sekitarnya, yang berziarah kelokasi itu menyebut makam itu se bagai tempat peristirahatan yang terakhir Mbah Kalong. Ada pula yang menyebut makam ini sebagai makam keramat Mbah Agung Kalong. sumber : radar Banyuwangi

Minggu, 19 Oktober 2014

Senjata Pembasmi Vampir dari Abad Ke-19

Peti berisi perlengkapan membunuh vampir dari masa 1800an dilelang dengan harga mulai dari $ 5.000 (Rp. 60,5 juta) di New Jersey. Perlengkapan ini terdiri dari pasak, pisau, kapak dan salib
Dalam kotak kayu ini juga dilengkapi botol-botol kaca berisi air suci, bawang putih dan garam yang dipercaya dapat mengusir vampir. Perlengkapan seperti ini marak ditawarkan kepada orang-orang yang akan bepergian ke Eropa di abad ke-19. 
Kotak perlengkapan membasmi vampir ini dihiasi salib di permukaannya. Saat itu negara Transylvania dipercaya sebagai tempat tinggal dari para mayat hidup yang meminum darah manusia ini.  
Perlengkapan ini juga dilengkapi dengan kitab Injil dan pistol berpeluru perak yang dipercaya ampuh menangani dan membasmi para vampir.
Sebuah kapak besar terdapat di dalam kotak perlengkapan membunuh vampir yang dibuat pada tahun 1800an.
Kotak perlengkapan pemburu vampir yang buatan Boston pada 1840 ini menjadi barang koleksi sebuah museum. Barang ini menjadi incaran kolektor atau penggemar cerita horor. 

sumber: Dailymail.co.uk, Theghostdiaries.com

Koin Indonesia yang Pernah Dipakai pada Piala Dunia 1974

 
 
Bagi Indonesia, sosok Jack Taylor akan selalu dikenang tidak hanya untuk memimpin final 1974, tetapi juga karena koin yang digunakannya. Pada saat Jack Taylor memimpin pertandingan final Piala Dunia tahun 1974, antara tuan rumah Jerman Barat VS Belanda, Taylor menggunakan koin Rp2.000 untuk mengundi siapa yang memperoleh bola pada awal pertandingan, yang pada saat itu di undi oleh wasit Jack Taylor dan disaksikan oleh Frans Beckenbauer ( Kapten tim Jerman Barat ) dan Johan Cruyff ( Kaptern tim Belanda ) sebelum kick off babak pertama.Koin yang dipakai adalah koin khusus yang dibuat Bank Indonesia bekerjasama dengan Lembaga Konservasi Dunia ( IUCN ) dan Lembaga Konservasi Alam ( WWF ). Koin itu hanya tersedia tiga buah dan dana penjualan koin tersebut untuk digunakan pada penyelamatan hewan langka di Indonesia.

Koin seberat 25,31 gram yang dikeluarkan pada tahun 1974 itu memiliki dua sisi, yaitu gambar garuda dengan teks Bank Indonesia dan Harimau Jawa pada gambar sisi lain.Taylor memilih uang itu karena terlihat menarik dan beratnya sangat pas.

Menariknya, uang itu membuat Beckenbauer penasaran. Ketika babak pertama istirahat, sepak bola legendaris Jerman yang hidup ini mendekati Taylor untuk melihat koin Indonesia itu dan bertanya mengapa Taylor sebagai orang Inggris menggunakan koin Indonesia bukan koin asal negaranya. Taylor pun tidak menjawab dan hanya memberikan senyum ke wajah penasaran Beckenbauer.

Pada tahun 2006, koin yang bersejarah ini dilelang dengan harga mencapai 150 juta dan kabarnya di beli oleh seorang pengusaha di Inggris.

Stadion Masa Depan Indonesia

Indonesia dikenal memiliki suporter yang fanatik terhadap tim kebanggaannya.Untuk menampung suporter yang sangat loyal dan setia mendukung timnya ,perlunya setiap klub memiliki Stadion yang dapat menampung banyak suporter tersebut.Indonesia sedang gencar merencanakan dan membuat stadion bahkan bertaraf internasional untuk menampung hingga ribuan penonton.Berikut stadion yang akan berdiri megah di tanah ibu pertiwi ini:

1.Stadion Gelora Bandung Lautan Api
 
Stadion yang terletak di Kecamatan Gedebage Kota Bandung ini rencananya akan menjadi kandang tim kebanggaan publik Bandung yakni Persib Bandung.Stadion yang berkapasitas 35.000-40.000 penonton ini merupakan salah satu stadion internasional dan termegah di Indonesia.Stadion ini rencananya akan digunakan untuk markas Persib tahun 2014 atau tahun 2015.
Stadion Barombong
2.Stadion Patriot Bekasi
 
Sumber foto dari www.gobekasi.com
Stadion Patriot Bekasi merupakan stadion bertaraf internasional yang terletak di Kota Bekasi ,Jawa Barat.Stadion yang rencananya bisa menampung 30.000 penonton ini ,rencananya akan menjadi kandang bagi tim Bekasi yakni Persipasi Bekasi dan dapat membangkitkan gairah sepakbola di Kota Bekasi.
3.Stadion Batakan Balikpapan
 
Stadion Batakan adalah stadion yang akan dipergunakan sebagai markas tim kebangaan Kota Balikapapan yakni Persiba Balikpapan.Stadion yang rencananya bisa menampung 35.000-40.00 penonton.Stadion ini diharapkan bisa menampung Suporter Persiba Balikpapan (Balistik) saat tim kebanggaan mereka bertanding.
4.Stadion Barombong Makassar
Stadion ini merupakan stadion masa depan tim kebanggaan Makassar PSM Makassar.Stadion yang rencananya akan bisa menampung hingga 50.000 penonton ini merupakan salah satu stadion masa depan Makassar.

5.Stadion Pakansari Bogor
 
Stadion Pakansari merupakan stadion baru yang bertaraf internasional yang akan memberikan wajah baru di Kota Bogor.Stadion yang direncanakan mampu menampung 30 ribu penonton itu akan menjadi kandang bagi tim kebangaan Bogor yakni Persikabo Bogor.
6.Stadion BMW Jakarta
 
Stadion BMW merupakan stadion yang bertaraf internasional dan merupakan kandang bagi tim Persija Jakarta.Stadion yang masih dalam tahap perencaan ini akan menambah megah Stadion di Jakarta yang sebelumnya telah memiliki Stadion Terbesar di Indonesia yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno.
7.Stadion Arema 
Sumber foto:www.wearemania.net
Stadion milik Arema ini direncanakan akan direalisasikan empat tahun lagi alias 2018 mendatang dengan menghabiskan dana hampir 1 Trilliun rupiah.Dari keterangan Iwan Budianto, CEO Arema Cronus. Singo Edan memang berkeinginan memusatkan segala kegiatan di stadion milik sendiri itu, untuk saat ini masih terjadi pembebasan lahan. Jika sukses, maka di akhir tahun 2014 atau awal tahun 2015 proses pembangunan stadion sudah dimulai.Pemilihan lokasi untuk stadion juga punya pertimbangan matang. Ya, Singosari dipilih manajemen Arema sebagai rumah.Stadion yang diperkirakan berkapasitas 65 ribu penonton ini diharapkan dapat membangun kembali kejayaan Singosari di masa lalu lewat stadion Arema.
Sumber berita: http://www.wearemania.net/arema-news/5670-kebesaran-kerajaan-singosari-ilhami-stadion-baru-arema

Jumat, 11 Juli 2014

Muhammad tidak kejam. Inilah Muhammad asli yang TIDAK DIAKUI WAHABI



Surat Jaminan Muhammad untuk biara St. Catherine
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Naskah Surat Jaminan Muhammad
Achtiname of Muhammad

Achtiname of Muhammad
edisi cetak pertama: Gabriel Sionita, Testamentum et pactiones inter Mohammedem et Christianae fidei cultores (1630)

Surat Jaminan Muhammad (bahasa Inggris: Achtiname of Muhammad; Patent of Mohammed), juga dikenal sebagai Surat Perjanjian (Testamentum) Muhammad, adalah sebuah dokumen atau ahdname merupakan suatu surat perjanjian yang diratifikasi oleh nabi Muhammad SAW yang memberikan jaminan perlindungan dan hak-hak lain bagi para biarawan di Biara Santa Katarina, Semenanjung Sinai. Surat ini dimeteraikan dengan gambar telapak tangan Muhammad.

Daftar isi

1 Dokumen
2 Sejarah
3 Pengaruh modern
4 Referensi
4.1 Sumber utama
4.2 Sumber sekunder
5 Pustaka tambahan
6 Pranala luar

Dokumen

Terjemahan harfiah dokumen:

"Ini adalah pesan dari Muhammad ibn Abdullah, sebagai suatu perjanjian bagi mereka yang menganut Kekristenan, jauh dan dekat, kami beserta mereka.
Sesungguhnya aku, para hamba, para pembantu dan para pengikutku membela mereka, karena orang Kristen adalah wargaku; dan demi Allah! aku menahan diri untuk melakukan apapun yang menentang mereka.
Tidak ada paksaan boleh dilakukan untuk mereka.
Juga tidak boleh hakim-hakim mereka disingkirkan dari pekerjaannya, maupun para biarawan mereka dari biara-biaranya.
Tidak ada orang yang boleh menghancurkan rumah agama mereka, atau merusakkannya, atau mengambil sesuatupun daripadanya ke dalam rumah-rumah orang Muslim.
Bilamana ada orang yang melakukan hal ini, ia menyalahi perjanjian Allah dan tidak mematuhi Nabi-Nya.
Sesungguhnya, mereka adalah sekutuku dan memiliki perjanjian erat dariku melawan semua yang mereka benci.
Tidak ada orang yang boleh memaksa mereka untuk pergi atau mengharuskan mereka untuk berperang.
Orang-orang Muslim harus berperang untuk mereka.
Jika seorang wanita Kristen menikah dengan seorang Muslim, tidak boleh dilakukan tanpa seizin wanita itu. Wanita itu tidak boleh dihalangi untuk mengunjungi gerejanya untuk berdoa.
Gereja-gereja mereka harus dihormati. Mereka tidak boleh dihalangi untuk memperbaikinya atau kekudusan perjanjian-perjanjian mereka.
Tidak ada bangsa (Muslim) yang boleh melanggar perjanjian ini sampai Akhir Zaman."

Sejarah

Dokumen ini menyatakan bahwa Nabi Muhammad (570-633) secara pribadi melalui perjanjian ini memberikan hak-hak dan kemudahan bagi semua orang Kristen "jauh dan dekat". Memuat sejumlah butir topik perlindungan orang-orang Kristen yang hidup dalam kekuasaan Islam sebagaimana para peziarah dalam perjalanan ke biara-biara, kebebasan beragama, kebebasan bepergian dan kebebasan menentukan para hakim dan memelihara hak milik mereka, bebas dari wajib militer dan pajak serta hak untuk dilindungi dalam peperangan.

Naskah perjanjian yang asli sudah tidak ada lagi, tetapi beberapa salinan masih ada di Biara Santa Katarina, di antaranya ada yang disaksikan oleh para hakim Islam untuk menguatkan keotentikan sejarahnya. Penjelasan tradisional mengenai hilangnya naskah asli adalah pada waktu Kekaisaran Ottoman menyerang Mesir pada tahun 1517 atas perintah sultan Selim I, naskah asli diambil dari biara tersebut oleh tentara Ottoman dan dibawa ke istana Selim di Istanbul.[2][1] Salinannya kemudian dibuat untuk mengganti kehilangannya di biara tersebut.[1] Di sisi lain, mungkin pula perjanjian itu diperbarui di bawah penguasa baru, sebagaimana disebutkan dalam dokumen lain di arsip tersebut.[3] Tradisi mengenai toleransi yang ditunjukkan terhadapa biara ini telah dilaporkan dalam dokumen-dokumen pemerintah yang diterbitkan di Kairo, dan selama periode kekuasaan Ottoman (1517-1798), Pasha Mesir setiap tahun menegaskan kembali perlindungannya.[1]

Pada tahun 1630, Gabriel Sionita menerbitkan edisi pertama naskah bahasa Arab, dengan terjemahan bahasa Latin, berjudul Testamentum et pactiones inter Mohammedem et Christianae fidei cultores atau judul bahasa Arab "Al-'ahd wa-l-surut allati sarrataha Muhammad rasul-Allah li ahl al-millah al-nasraniyyah.".

Asal mula dokumen ini telah menjadi topik berbagai tradisi berbeda, yang paling terkenal melalui kisah-kisah petualang Eropa yang mengunjungi biara tersebut.[1] Para pengarang ini termasuk perwira Perancis Greffin Affagart (mati ~ tahun 1557), pengunjung Perancis Jean de Thévenot (mati tahun 1667) dan uskup (prelate) Inggris Richard Peacocke,[1] yang menyertakan terjemahan bahasa Inggris naskah tersebut.

Sejak abad ke-19, beberapa bagian Achtiname ini mulai diteliti lebih mendalam, terutama daftar para saksi.[4] Terdapat kemiripan dengan dokumen-dokumen lain yang diberikan kepada komunitas agama lain di Timur Dekat. Salah satu contoh adalah surat Muhammad bagi orang-orang Kristen di Najrān, yang ditemukan pertama kali pada tahun 878 pada sebuah biara di Irak dan naskahnya diawetkan di Chronicle of Séert.[1]
Pengaruh modern

Beberapa orang berpendapat bahwa Achtiname ini merupakan sumber untuk membangun jembatan antara orang Muslim dan orang Kristen. Misalnya dalam halaman-halaman surat kabar Washington Post, Muqtedar Khan[5] menerjemahkan seluruh naskah itu, dan menyatakan bahwa

Mereka yang berniat menebarkan perselisihan antara orang Muslim dan Kristen berfokus pada isu yang membagi dan menekankan pada bidang-bidang konflik. Namun ketika sumber-sumber seperti janji Muhammad kepada orang Kristen dimunculkan dan digarisbawahi, ia membangun jembatan-jembatan. Ini mengilhami orang-orang Muslim untuk bangkit di atas intolerasi komunal dan menimbulkan tekad baik dalam diri orang-orang Kristen yang merasa takut terhadap Islam atau orang Muslim.

Palestina, Jangan Menangis Gaza

TEMPO.CO, Gaza - Konflik antara Israel dan Palestina semakin memanas di Jalur Gaza. Pada Rabu, 9 Juli 2014, pemerintah Pakistan menyatakan serangan udara yang dilakukan Israel sebagai aksi balasan terhadap serangan roket Hamas telah menewaskan puluhan orang.

Mengutip laporan Reuters, ledakan yang bergema sepanjang siang dan malam itu telah menewaskan 23 orang, 17 di antaranya warga sipil, termasuk 5 anak-anak. Sedangkan dari pihak Israel sedikitnya dua orang terluka. (Baca: Abbas Minta Israel Hentikan Serangan Udara)

Hamas mengaku telah meluncurkan roket ke sejumlah kota, termasuk Tel Aviv, Yerusalem, Haifa, dan Hadera. Serangan roket ini kemudian dibalas dengan serangan udara oleh Israel. Negara dengan mayoritas warga Yahudi ini mengancam akan terus menyerang Gaza jika serangan roket Hamas tak berhenti. (Baca: Abbas Temui Keluarga Remaja Palestina yang Dibakar)

Serangan yang tercatat sebagai serangan paling parah di Gaza sejak November 2012 lalu ini dimulai dari tewasnya seorang remaja Palestina di sebuah hutan di Yerusalem. Kematian remaja berusia 16 tahun ini diduga disebabkan oleh aksi balas dendam setelah tiga remaja Israel, yakni Natfali Frenkel, Gilad Shaar, dan Eyal Yifrach, ditemukan tewas di Halhul di utara Hebron, Palestina.
 
Berikut adalah foto-foto saudara kita yang ada di Gaza yang ane temukan di sosial media sosial.